Ia juga menekankan tawar yaitu blokade Selat Hormuz" dan mendesak negara-negara Teluk untuk menutup pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di wilayah mereka.
Mojtaba Khamenei, 56 tahun, yang dikabarkan terluka dalam serangan udara, belum muncul di depan umum sejak dinominasikan sebagai Pemimpin Tertinggi yang baru pada 8 Maret. Pesannya dibacakan di televisi negara Iran.
Pada hari yang sama, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan akan terus menutup Selat Hormuz yang strategis setelah seruan dari pemimpin baru negara itu.








