.jpg)
Duongmixay Likaya bermukim di dukuh Huoi Loi, kabupaten Sam Nua, provinsi Hua Phan, Laos. Sebagai putra dari gunung dan hutan dan setiap kali mendengarkan suara instrumen mulut yang dibawakan oleh ibunya, dia bergejolak hati-nya dan suara seruling ini berangsur-angsur terukir di dalam hati dia. Tapi kemudian seperti telah menjadi suratan, pada tahun 1959, pada usia 11 tahun, Duongmixay Likaya dikirim ke Vietnam untuk belajar. Ketika menjejakkan kaki di Vietnam, seperti halnya dengan para seniman Vietnam pada saat itu, Duongmixay Likya harus belajar dan menggembleng diri dalam syarat Tanah Air mengalami peperangan. Dia memberitahukan: “Saya suka mencipta lagu pada saat kecil dan dimulai pada tahun 1965. Pada waktu itu, saya sedang menempuh kuliah di provinsi Bac Giang dan belum menjadi seniman. Sesudah itu, dari 1966-1969, saya menempuh kuliah di sekolah musik Vietnam di kota Hanoi. Ketika tamat, saya pulang kembali ke Tanah Air dan bekerja di Radio Pathet Laos yang terletak di provinsi Ninh Binh (Vietam Utara”.
Ketika masih belajar di Vietnam, komponis, dosen Dinh Quang Hop adalah orang yang langsung mengajar mencipta musik kepada Duongmixay Likaya pernah mengatakan bahwa Duongmixay Likaya menciptakan musik untuk instrument tiup secara bagus dan juga adalah orang pertama yang menciptakan musik untuk negeri jutaan gajah itu. Sedangkan komponis, seniman rakyat Trong Bang menilai bahwa di Vietnam, tenaga pencipta musik untuk orkes simfoni sudah sangat banyak, tapi pencipta yang bagus seperti Duongximay Likaya masih sangat jarang.
Duongximay Likaya adalah orang pertama di Laos yang telah menterjemahkan buku: “Kisah-kisah mengenai Presiden Ho Chi Minh” dari bahasa Vietnam ke bahasa Laos dan juga adalah komponis Laos yang telah menciptakan banyak karya musik tentang perasaan erat antara dua negara Vietnam-Laos.
.png)
Sekarang, setiap kali mendengarkan lagi lagu-lagu yang dia ciptakan tentang perasaan antara dua negeri Vietnam-Laos, dia ingat akan sajak yang pernah diciptakan oleh Presiden Ho Chi Minh.
Kalau sayang, berapa gunung akan didaki.
Berapa sungai akan diseberangi, berapa lintasan akan dilalui.
Dua negeri kita Vietnam-Laos
Persahabatannya lebih dalam dari sungai Merah dan sungai Mekong./.








