Pada pekan lalu, kami menerima laporan pemantauan siaran saudara Minlin di Jawa Barat pada tgl 1,2, 3 dan 7 September dengan SINPO 45444, khususnya pada tgl 02 September tidak ada sinyal. Dari Wonosobo, saudara Idris memberitahukan pada pukul 21.30 tgl 6 September, kualitas gelombang lemah, pada tgl 07 September pagi, kualitasnya lebih bagus. Saudara Eko Endri Wiyono di Nganjuk mengirim laporan hasil pemantauan siaran radio dari tgl 01 hingga tgl 31 Agustus dengan SINPO 44444. Kami juga menerima laporan hasil pemantauan siaran radio saudara Najimuddin, Shivendu Paul di India dan saudara Néstor D. Fischetto di Argentina dengan kualitas gelombang yang relatif stabil.
Kami berharap para pendengar tetap mengirim laporan hasil pemantauan siaran radio agar kami mengetahui kualitas gelombang di daerah-daerah pemukiman Anda. Apabila mengalami gangguan gelombang, silahkan para pendengar mendengarkan kembali di website: www.vovworld.vn agar tidak ketinggalan program-program siaran dari kami.
![]() |
Di bawah berita “Nilai ekspor lada lampaui angka satu miliar USD”, saudara Subyarno Triyanto, Idris dan Titin Kurniatin mengomentari: “Sukses untuk Vietnam pengekspor lada ke luar negeri”, “Pastinya lada yang kualitas super akan menarik konsumen”, “Saya punya pohon yang ditanam dalam pot, udah berubah tapi buahnya pada rontok”, “Nilai yang fantastis, saya pernah mencoba menanam di lahan sempit tetapi belum berhasil karena Kurang perawatan”.
Sementara itu, ketika mengomentari berita : “Semua negara ASEAN sahkan Rencana Aksi tentang pencegahan dan pemberantas kriminalitas transnasional”, para pendengar berbagi: “Semoga lancar dan sukses Konferensi Menteri ASEAN ke-19 di Malaysia”, “Upaya pemerintah masing-masing negara ASEAN untuk mencegah aksi kriminal. Semoga menghasilkan kesepakatan terbaik agar masyarakat aman tenteram”.
Terima kasih untuk pertanyaan saudara Eko Endri Wiyono setelah melihat foto-foto dalam reportase foto dengan judul: “ Hutan pohon nipah Bay Mau – miniatur wilayah Nam Bo Barat – Vietnam Selatan di jantungnya Kota tua Hoi An”. Selain saudara Eko Endri Wiyono, beberapa pendengar lain juga memberi komentar yang menyatakan ketarikannya. Sementara itu, saudara Awal di Jakarta menulis “Artikel tersebut sangat baik, mudah dibacakan dan muda dimengerti. Saya sangat terkesan dengan zona wisata hutan pohon nipah Bay Mau dan perahu keranjang di sana”.
![]() |
Para pendengar yang budiman, di Vietnam, pohon nipah banyak dijumpai daerah kanal, anak sungai, muara dan daerah pesisir seperti Can Gio, Hoi An dan daerah dataran rendah Sungai Mekong. Warga daerah setempat memakan buah nipah, menggunakan daun nipah untuk melapisi atap rumah atau membangun dinding serta membuat barang kerajinan tangan artistik. Khususnya madu nipah merupakan jenis bahan makanan yang bernutrisi tinggi.
Dari segi ekologis, akar pohon nipah yang kuat bisa mencegah erosi dan menyaring air serta menciptakan habitat untuk beragam spesies laut. Di beberapa daerah, hutan pohon nipah juga menjadi destinasi eko-wisata yang menarik. Di antaranya, hutan pohon nipah Bay Mau (atau disebut sebagai hutan pohon nipah Cam Thanh) yang berjarak sekitar 4 Km dari kota kuno Hoi An dan Kota Da Nang. Banyak wisatawan mancanegara, termasuk wisatawan Indonesia tertarik dengan paket tur eko-wisata ke hutan pohon nipah Bay Mau.
Naik di perahu keranjang melewati deretan pohon nipah yang hijau membentang luas, mendengarkan cerita warga daerah setempat tentang sejarah perang perlawanan, atau langsung membuat barang kerajinan tangan artistik, wisatawan akan memperoleh pengalaman-pengalaman yang unik dan terkesan setiap kali berkunjung di sana. Menurut data statistik cabang pariwisata daerah setempat, setiap tahun, kawasan ini menyambut kedatangan rastusan ribu wisatawan, memberikan pendapatan bagi warga sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melingdungi sumber daya alam.
Sampai di sini berakhirnya acara Kotak Surat Anda pekan ini. Untuk mendengarkan dan membaca kembali program siaran kami, silahkan Anda mengakses situs web: www.vovworld.vn atau mengirim email ke: Indonesia.vov5@gmail.com atau alamat pos: Jalan Ba Trieu, Nomor 45, Kecamatan Cua Nam, Kota Hanoi, Vietnam.








