Para pejabat menanam pohon (Foto: VOV) |
Hal ini ditegaskan oleh Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Vietnam (Sekjen KS PKV) To Lam pada upacara peluncuran Festival Penanaman Pohon Musim Semi 2026 yang diadakan pagi ini (22 Februari, hari ke-6 Tahun Baru Imlek), di lokasi proyek pembangunan Museum Partai Komunis Vietnam (Hanoi). Acara ini diselenggarakan oleh pemerintah kota Hanoi secara serentak di 126 kecamatan dan distrik di seluruh kota dan secara daring di 4 lokasi, dengan lokasi utama di Museum Partai Komunis Vietnam.
Sekjen To Lam berpidato di upacara (Foto: VOV) |
Pada upacara tersebut, Sekretaris Jenderal To Lam mencatat bahwa perubahan iklim semakin parah dan bencana alam semakin kompleks; oleh karena itu, penanaman pohon harus terus dilakukan dalam skala yang lebih besar dan dalam jumlah yang lebih banyak; penanaman pohon harus berjalan seiring dengan perawatan pohon dan perlindungan hutan. Sekretaris Jenderal To Lam menekankan pandangan konsisten Partai dan Negara: pembangunan ekonomi tidak boleh mengorbankan lingkungan; pembangunan ekonomi harus terkait dengan perlindungan lingkungan; dan pembangunan perkotaan modern harus melestarikan paru-paru hijau bagi masyarakat.
Sekretaris Jenderal To Lam meminta agar Hanoi menjadi daerah terdepan secara nasional dalam hal rasio ruang hijau per kapita dan ruang publik hijau. Ibu kota akan menjadi "duta hijau" melalui tindakan nyata sehari-hari, sehingga ruang hijau saat ini menjadi aset berkelanjutan bagi generasi mendatang.
Kotak Informasi: Diharapkan bahwa pada fase pertama kampanye penanaman pohon musim semi dan pada akhir Maret, seluruh kota akan berupaya menanam 80.000 hingga 100.000 pohon dari berbagai jenis; dan menanam sekitar 400.000 pohon pada tahun 2026.
Sementara itu, dalam kampanye ini, Kementerian Pertahanan Nasional akan menanam sekitar 1,2 juta pohon, dan Kementerian Keamanan Publik akan menanam lebih dari 3 juta pohon dari berbagai jenis. Jumlah ini diharapkan akan terus bertambah seiring waktu. (Van Hieu)