(VOVworld)- Satu tugas titik berat yang ditetapkan oleh Pemerintah Vietnam untuk tahun 2012 ialah berfokus mengatasi kesulitan, mendorong kuat perkembangan produksi dan bisnis, bersamaan itu, terus melaksanakan secara konsekven kebijakan mengekang inflasi dan menstabilkan ekonomi makro. Isi ini juga menjadi tema panas yang dibahas dan disampaikan kepada Majelis Nasional Vietnam untuk dipelajari dalam Persidangan Majelis Nasional kali ini. Ini juga menjadi satu perhatian para donor internasional pada Konferensi sela Grup konsultatif untuk Vietnam (CG) yang berlangsung di provinsi Quang Tri selama dua hari yaitu dari Senin 4 sampai Selasa 5 Juni.
Menurut Menteri Keuangan Vuong Dinh Hue, yang juga adalah Anggota Majelis Nasional Vietnam provinsi Binh dinh, berlainan dengan paket pertolongan sebelumnya, salah satu prinsip bantuan kepada badan usaha kali ini diletakkan pada latar belakang konsisten dengan tujuan menstabilkan ekonomi makro, mengekang inflasi dan ini merupakan paket bantuan jadi bukanlah paket stimulasi. Oleh karena itu, semua langkah bantuan diajukan diatas dasar penelitian, evaluasi dan penilaian yang sangat teliti. Menteri Keuangan Vuong Dinh Hue menegaskan: “Berfokus mengatasi, membantu badan usaha baik biaya input serta ouput dan penggunaan modal. Bagi bantuan untuk output, Pemerintah menetapkan juga harus meningkatkan total permintaan, artinya memperkuat pengalokasian, pemberian modal dan pengucuran modal terhadap semua proyek investasi publik dari anggaran keuangan negara, dari obligasi Pemerintah dan dari program-program target nasional. Bagi input, tujuannya ialah bagaimana membantu badan usaha mengurangi biaya keuangan, biaya aktivitas. Pemerintah mengeluarkan solusi-solusi tentang penundaan pajak pertambahan nilai, pembebasan pajak pendapatan badan usaha, penundaan uang sewa tanah bahkan penundaan tunggakan pajak terhadap semua badan usaha”.
Akan tetapi, banyak pendapat juga menyatakan bahwa agar supaya semua solusi bantuan dari Pemerintah mencapai hasil-guna, tidak hanya memerlukan upaya dari Pemerintah, semua kementerian dan instansi, melainkan juga dari justru semua badan usaha. Nguyen Duc Kien, Wakil Kepala Komisi Ekonomi Majelis Nasional Vietnam, Anggota Majelis Nasional Vietnam provinsi Soc Trang menyatakan bahwa karena harus menjamin target utama ialah menstabilkan ekonomi dan mengekang inflasi, sekaligus harus mempertahankan pertumbuhan pada taraf yang rasional, sambil harus mengambil langkah-langkah membantu produksi dan bisnis seperti menunda pembayaran pajak, menurunkan suku bunga pinjaman, oleh karena itu, semua badan usaha juga harus meningkatkan tanggung-jawab sosialnya agar supaya badan usaha yang mendapat bantuan harus memberikan sumbangan pada target menjamin jaring pengaman sosial. Dia mengatakan: “Bagaimana pengaruh terhadap sumber pendapat negara ketika membebaskan dan mengurangi pajak seperti itu. Pada waktu itu, kebijakan sosial yang harus dilaksanakan oleh badan usaha, tanggung-jawab sosial badan usaha bagi para pekerja harus meningkat. Semuanya harus punya dua segi. Ketika kita mengeluarkan uang dari anggaran keuangan negara untuk badan usaha, maka kita juga berhak menuntut kepada badan usaha bagaimana supaya mengambil kebijakan terhadap para pekerja”.
Tekad, kebulatan pendapat dalam kesedaran dan tindakan dari seluruh sistim politik dan komunitas badan usaha akan menjadi faktor yang penting untuk melaksanakan semua solusi dalam berfokus mengatasi kesulitan, menciptakan syarat yang kondusif bagi pengembangan produksi dan bisnis, bersamaan itu, selain bisa menjamin mengekang inflasi, menstabilkan ekonomi makro juga bisa menjamin pertumbuhan pada taraf 6 persen. Ini juga merupakan tugas yang sangat sulit tetapi harus dilaksanakan, karena ini merupakan faktor penting untuk menjamin kestabilan dan perkembangan yang berkesinambungan./.








