Seluruh masalah yang dibahas dan diputuskan di Sidang Pleno menjadi “payung hukum”, berbagai “prinsip penyelenggaraan”, “prinsip disiplin”, dan “standar tindakan” untuk mengimplemantasikan Resolusi PKV ke dalam kehidupan sehingga meletakkan fondasi yang mentap untuk merealisasikan dua target strategis 100 tahun dari bangsa.
Sidang Pleno ke-2 KS PKV dibuka pada 23 Maret di Kota Hanoi (Foto: Ngoc Thanh/VOV) |
Sidang Pleno kali ini akan meninjau, mendiskusikan, dan memutuskan beberapa isu krusial dan mendasar dalam menyukseskan Resolusi Kongres Nasional XVI PKV, yang secara langsung berkaitan dengan kualitas kepemimpinan, tata kelola, dan kapasitas perjuangan dari Partai; serta berkaitan dengan pembangunan tanah air yang cepat dan berkelanjutan untuk periode 2026-2031 dan seterusnya.
Meletakkan Fondasi Penyelenggaraan untuk Sepanjang Masa Jabatan
Menurut Sekjen To Lam, Sidang Pleno ke-2 berlangsung di tengah gejolaknya situasi regional dan internasional yang cepat, kuat dan sulit diprakirakan. Sekjen To Lam menguraikan beberapa permintaan besar. Yang pertama, perlu memahami secara mendalam bahwa Sidang Pleno ini meletakkan fondasi penyelenggaraan untuk sepanjang masa jabatan tersebut.
“Program kerja untuk seluruh masa jabatan, status kerja, ketentuan pelaksanaan Aturan Partai, berbagai ketentuan pemeriksaan, pengawasan, disiplin, ideologis, mekanisme koordinasi, dan personalia utama aparatur negara dll merupakan "struktur" organisasi, "pengarah" kekuasaan, "standar" untuk mempertahankan prinsip, "mekanisme" untuk mengontrol kekuasaan, dan "instrumen" untuk mengembangkan demokrasi sambil menjaga disiplin dan ketertiban yang ketat. Kita harus mempersiapkan diri dengan baik untuk menciptakan ketertiban, kecepatan, efisiensi dan meningkatkan kapasitas perjuangan untuk seluruh masa jabatan.
Seiring dengan itu, perlu ditanamkan secara mendalam semangat inovatif dalam metode kepemimpinan Partai.
“Partai adalah kekuatan utama yang memimpin Negara dan masyarakat. Kepemimpinan Partai bersifat absolut, langsung, dan komprehensif. Oleh karena itu, metode kepemimpinan harus terus berinovasi agar menjadi lebih akurat, lebih efektif, ilmiah, dan efektif. Inovasi ini dilakukan agar Partai memimpin dengan visi strategis yang lebih baik, status kelembagaan yang lebih sinkron, dengan pemeriksaan dan pengawasan yang lebih ketat. Hal ini dilakukan melalui keteladanan yang lebih kuat, pemilihan kader yang lebih akurat, serta desentralisasi yang lebih jelas, dan sebagainya”.
Sekjen To Lam menyampaikan pidato di depan upacara pembukaan Sidang Pleno tersebut (Foto: Duc Tuan/VGP) |
Partai Harus Menjadi Lebih Kuat, Tanah Air Berkembang Secara Lebih Pesat dan Berkesinambungan
Sekjen To Lam menekankan perlunya “memosisikan” secara akurat pemeriksaan, pengawasan, disiplin Partai, pencegahan dan pemberantasan korupsi, pemborosan dan penyelewengan. Ini menjadi masalah vital untuk Partai, prasyarat yang menentukan untuk mempertahankan kepercayaan masyarakat. Menurut Sekjen To Lam, pembangunan partai harus dikaitkan dengan pengembangan tanah air dan peningkatan kehidupan masyarakat.
“Semua status dan ketentuan, haluan serta keputusan KS PKV harus menuju tujuan yaitu menjadikan Partai lebih kuat agar tanah air berkembang secara lebih pesat dan berkelanjutan. Menyempurnakan aparatur Negara untuk melayani masyarakat secara lebih baik. Membuat para pejabat lebih bersih dan mantap untuk mendapat kepercayaan masyarakat. Menjelaskan mekanisme pengoperasiaan agar daerah mendapat keproaktifan. Melancarkan sumber daya agar ekonomi bertumbuh secara lebih cepat dan dengan target-target hingga tahun 2030 dan 2045 menjadi lebih realis”.
Menurut Sekjen To Lam, rencana pengembangan sosial-ekonomi periode 2026-2031, rencana keuangan nasional, serta rencana investasi publik jangka menengah kali ini harus ditinjau tidak hanya dengan pola pikir tata kelola yang biasa, tapi dengan pola pikir strategis.
“Yang teramat penting adalah kita harus mendiskusikan dan mengusahakan metode untuk mencapai pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) lebih dari 10% dalam periode 2026-2031 dan selanjutnya. Tugas pembangunan nasional menjadi tugas yang mencakup dan menyelusuri. Menetapkan dengan tepat model pembangunan dan menciptakan ancang-ancang pertumbuhan ekonomi yang tepat adalah isu fokus utama saat ini. Masalah-masalah mendesak saat ini adalah menghadapi krisis ekonomi dan mencegah konflik. Kedua ancaman tersebut dicegah menjadi prasyarat bagi Vietnam untuk menyukseskan tugas pembangunan nasional saat ini dan di masa depan”.
Para delegasi peserta Sidang Pleno tersebut (Foto: Ngoc Thanh/VOV) |
Sekjen To Lam menyampaikam bahwa Kongres Nasional XIV PKV telah menetapkan arah pembangunan baru untuk tanah air. Sidang Pleno ke-2 KS PKV bertugas mengimplementasikan semangat, hasrat, tekad dan arahan besar dari Kongres Nasional XIV PKV menjadi mekanisme penyelenggaraan, kerangka pengoperasian, prinsip tindakan, kemampuan berkuasa secara substansial dari Partai dalam sepanjang masa jabatan.








