logo

Suasana Ramadhan yang Sepi di Komunitas Arab di Israel

2026/3/11 | 09:42:22
(VOVWORLD) - Konflik antara Israel dan Iran sedang memberikan dampak yang luas terhadap kehidupan sosial di Israel. Komunitas Arab menjadi salah satu pihak yang merasakan pengaruhnya secara jelas ketika banyak kegiatan selama bulan suci Ramadhan (18/2 – 21 Maret), yang merupakan waktu terpenting dalam setahun bagi umat Muslim, mengalami gangguan.

Pembatasan perjalanan, ancaman serangan rudal, serta kurangnya tempat perlindungan di banyak wilayah telah membuat suasana perayaan menjadi lebih sepi. Banyak masjid terlihat sepi, sementara pasar dan restoran mengalami penurunan jumlah pengunjung secara signifikan.

Ramadan pada dasarnya merupakan bulan suci bagi umat Muslim, ketika para penganutnya berpuasa dari fajar hingga sẹna. Pada waktu ini, mereka juga meningkatkan berbagai kegiatan keagamaan, mengunjungi keluarga, menyelenggarakan makan bersama dalam komunitas, serta mengikuti salat berjamaah dalam jumlah besar di masjid. Namun, dalam situasi konflik saat ini, banyak tradisi yang biasanya dilakukan hampir tidak dapat berlangsung seperti biasanya.

Salah satu faktor yang membuat suasana Ramadhan tahun ini menjadi lebih sepi adalah pengetatan keamanan di banyak lokasi keagamaan penting. Secara khusus, kalangan otoritas Israel untuk sementara melarang pelaksanaan salat berjamaah pada hari Jumat di kompleks Masjid Al-Aqsa (yang berada di kawasan Bukit Bait Suci) di Yerusalem, salah satu tempat paling suci bagi umat Islam.

TAG
VOV/VOVworld/Suasana Ramadhan/konflik/Israel

Yang lain