logo

Tai Thi Mai – Perempuan Etnis Minoritas Pa Then yang Membawa Kain Ikat Etnisnya ke Dunia Internasional

2025/9/16 | 10:16:27
(VOVWORLD) - Di Desa My Bac, Kecamatan Tan Trinh, Provinsi Tuyen Quang, ada seorang perempuan dari etnis minoritas Pa Then setiap hari dengan tekun melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai tradisional melalui setiap utas benang dan motif kain ikat yang khas. Dia adalah Tai Thi Mai, Ketua Koperasi Kain Ikat Pa Then, yang telah mendedikasikan masa mudanya untuk mewujudkan impian membawa kain ikat tradisional etnisnya ke dunia internasional.

Lahir dalam satu keluarga di mana nenek dan ibunya dengan mahir menenun kain ikat tradisional, gadis bernama Tai Thi Mai telah diajari setiap jahitan dan tusukan benang sejak kecil. 

“Sejak usia 12 tahun, saya diajari keterampilan menenun oleh ibu saya. Saat itu, ibu berkata: harus bisa menenun agar bisa membuat pakaian sendiri. Namun, baru pada usia 30 tahun saya benar-benar mulai menekuni kerajinan menenun kain . Berkat ajaran dari ibu, saya bisa menenun berbagai motif, dari yang sederhana hingga yang rumit”.

Saudari Tai Thi Mai (paling kiri) sedang bersama anggota koperasi menyelesaikan kain tenun tradisional. (Foto: Hau Phong/VOV5)

Dengan keinginan untuk mengkonservasikan dan mengembangkan kerajinan tenun, pada tahun 2017, saudari Tai Thi Mai memutuskan untuk mendirikan Koperasi Kain Ikat Pa Then, yang menghimpun para perempuan di desa yang memiliki kecintaan terhadap kerajinan ini. Dengan mengatasi berbagai kesulitan, koperasi tersebut akhirnya telah menghasilkan produk-produk pertama yang dipasarkan kepada tangan pelanggan. 

“Saya telah melakukan inovasi pada tas dan selendang dengan berbagai desain yang lebih menarik. Melalui hal itu, kami dapat mengkonservasikan kerajinan menenun, adat istiadat, pakaian tradisional, dan ciri-ciri budaya unik dari etnis minoritas Pa Then”.

Saudari Tai Thi Mai sedang bersama anggota koperasi menyelesaikan tahap akhir pembuatan produk kantong aromaterapi dan dompet kartu ATM. (Foto: Hau Phong/VOV5)

Pada tahun-tahun awal, meskipun produk koperasi diminati oleh pelanggan internasional, tetapi Koperasi masih belum memiliki persyaratan hukum yang cukup untuk dapat mengekspor secara mandiri. Semua pesanan ke luar negeri harus melalui perantara, membuat saudari Mai sering merasa sedih karena “produk memang kami yang membuat, tetapi namanya bukan milik kami”.

Titik balik datang pada tahun 2018, ketika organisasi Good Neighbors International (GNI) mulai mendampingi dan mendukung koperasi. GNI memberikan bantuan sebesar 8.000 USD agar koperasi dapat menanam modal untuk membeli mesin jahit, mesin pemotong, setrika uap, serta pelatihan kemampuan melakukan manajemen dan penyusunan dokumen hukum agar dapat melakukan ekspor atas nama sendiri. Saudara Phung Van Lap, Manajer Proyek GNI Quang Binh, berbagi pendapat: 

“Saat ini, GNI telah memberikan bantuan fasilitas, peralatan, dan mesin produks kepad Koperasi Kain Ikat Pa Then. Selain itu, GNI juga membantu mencarikan investor untuk produk-produk mereka dan membawa produk-produk tersebut untuk dipromosikan di pekan raya dan pameran”.

Produk kantong aromaterapi dan dompet kartu ATM telah selesai dibuat. (Foto: Hau Phong/VOV5)

Selain mendapat bantuan dari organisasi internasional, perjalanan Koperasi Kain Ikat Pa Then juga mendapat perhatian dan bantuan nyata dari pemerintahan daerah. Berkat hal itu, koperasi telah menerima dukungan dalam hal prosedur hukum serta koneksi dengan berbagai program promosi dagang.

Hingga tahun 2025, setelah bertahun-tahun berupaya keras, Koperasi Kain Ikat Ba Then telah mencapai tonggak penting: menandatangani dengan sukses  pesanan ekspor resmi pertama ke Republik Korea senilai 4.000 USD, yang terdiri dari 500 kantong aromaterapi dan 500 dompet kartu ATM. Ini untuk pertama kalinya produk koperasi diekspor ke luar negeri dengan menggunakan nama resmi Koperasi Kain Ikat Pa Then. Saudari Tai Thi Mai mengatakan: 

“Keinginan saya dan para anggota koperasi ialah produk-produk kami dapat menjangkau pasar internasional, seperti pasar Eropa. Semua produk kami ditenun secara manual dan ramah lingkungan. Banyak wisatawan mancanegara yang datang ke tempat kami sangat menyukai produk tenun tradisional dari etnis Pa Then. Saya sangat berharap agar produk-produk dari etnis kami semakin dikenal luas oleh masyarakat dunia.

Upaya para anggota koperasi telah membantu melestarikan kekayaan budaya khas dari masyarakat etnis Pa Then. (Foto: Hau Phong/VOV5)

Saat ini, koperasi memiliki 15 anggota, yang sebagian besar adalah perempuan etnis minoritas Ba Then. Tidak hanya sebagai tempat produksi, koperasi juga membuka kelas pelatihan gratis bagi para gadis muda di kecamatan, dengan harapan membangkitkan rasa bangga terhadap identitas etnis dan memberikan peluang ekonomi melalui kerajinan tradisional.

Kisah tentang saudari Tai Thi Mai dan Koperasi Kain Ikat Ba Then bukan hanya merupakan perjalanan start-up saja, tetapi juga merupakan perjalanan melestarikan  kebudayaan, meningkatkan nilai produk lokal, dan menegaskan peranan perempuan dari kelompok etnis minoritas dalam proses integrasi global.

TAG
VOV/VOVworld/etnis minoritas Pa Then/integrasi global/Koperasi Kain Ikat Pa Then

Yang lain