Dengan lebih dari 500 utusan yang mendaftarkan nama untuk langsung berpartisipasi padanya, AFF 2025 menghimpun kehadiran para pemimpin senior dari negara-negara ASEAN dan mitra, para pakar dan sarjana papan atas di kawasan dan di dunia serta banyak wakil dari organisasi-organisasi internasional dan komunitas badan usaha.
Ilustrasi (Foto: Panitia) |
Konektivitaskan Ide demi Masa Depan ASEAN yang Berkesinambungan
Tema AFF 2025: “Membangun ASEAN yang bersatu, mandiri dan inklusif di tengah-tengah dunia yang mengalami gejolak” mencerminkan nilai-nilai poros dari ASEAN. Selama ini, konsep “mandiri” muncul semakin banyak di berbagai topik dan strategi kerja sama dari ASEAN, khususnya Visi Komunitas ASEAN 2045. Sementara itu, konsep “inklusif” sangat dini dicatat dalam Piagam ASEAN, tidak henti-hentinya diperluas pada tahapan dewasa ini. Itu merupakan cara pendekatan baru tentang satu struktur regional yang terbuka, transparan, inklusif dan berdasarkan pada ketertiban dengan ASEAN diposisi sentral, bekerja sama secara harmonis di mekanisme-mekanisme yang dipimpin ASEAN dengan partisipasi, kontribusi, pembangunan dan tanggung jawab dari semua mitra.
Oleh karena itu, pencanangan dan penyelenggaraan AFF sebagai satu mekanisme dialog dari ASEAN untuk mendekati berbagai ide dan usulan kebijakan yang baru bagi ASEAN mendapat apresiasi para pemimpin di dalam dan luar ASEAN. Sekretaris Jenderal (Sekjen) ASEAN, Kao Kim Hourn menyatakan:
“Vietnam memiliki visi jauh tentang jadwal-jadwal pembangunan dari ASEAN. Oleh karena itu, Forum Masa Depan ASEAN sangat sesuai dengan semua yang sedang dijalankan ASEAN dalam membangun visi komunitas 2045. Forum ini merupakan kanal dialog, memberikan kepada kita semua pikiran konstruktif, membantu ASEAN mengidentifikasi semua tantangan dan perjalanan masa depan secara lebih jelas”.
Sekjen ASEAN, Kim Kao Hourn (Foto: VNA) |
Di samping mendiskusikan tren-tren besar yang mempengaruhi ASEAN, peranan ASEAN pada latar belakang dunia sekarang, Forum AFF tahun ini juga membawa sudut pandang tentang topik-topik dengan sifat kecenderungan dan keniscayaan. Yaitu masalah mengelola teknologi-teknologi yang baru muncul untuk menjamin keamanan secara komprehensif, kecenderungan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) yang bisa berpengaruh terhadap kemandirian ASEAN pada masa depan. Penjabat Kepala Institut Penelitian Strategi dari Akademi Diplomatik, Kementerian Luar Negeri Vietnam, Trinh Minh Manh memberitahukan:
“Masalah teknologi sekarang sedang muncul secara jelas, mempunyai banyak persoalan di sekitar perkembangan eteknologi seperti : kemampuan penerapan, nilai teknologi, masalah manajemen untuk menghindari risiko dan sebagainya. Munculnya DeepSeek, ChatGPT telah memperlihatkan banyak masalah tentang persaingan teknologi sekarang di dunia. Penyelenggaraan sesi diskusi tentang teknologi sangat penting, bersamaan juga bertujuan menyambut baik Resolusi 57 dari Vietnam tentang pengembangan sains-teknologi, inovasi kreatif dan transformasi digital”.
Vietnam terus Memberikan Kontribusi pada Dialog tentang Masa Depan di Kawasan
Bagi Vietnam, Forum AFF tahun ini berlangsung pada saat yang mempunyai makna teramat istimewa. Tahun ini, genap 30 tahun Vietnam bergabung dengan ASEAN (1995-2025). ASEAN merupakan titik awal bagi Vietnam untuk melakukan integrasi internasional secara intensif, ekstensif, aktif, proaktif, memberikan kontribusi yang bertanggung jawab di kancah internasional. Tahun 2025 juga menandai perjalanan 10 tahun pembentukan Komunitas ASEAN dan tahun ASEAN mengesahkan Visi Komunitas ASEAN 2045. AFF menjadi sebagian pendukung bagi mekanisme-mekanisme resmi dari ASEAN dan Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN. Melalui forum ini, pemerintah-pemerintah bisa memperkenalkan dan memopulerkan berbagai kebijakan strategis kepada masyarakat, mendengarkan dan melakukan dialog dengan semua pihak terkait, menetapkan semua tantangan dan tempat rentan di kawasan, dari situ mengeluarkan solusi-solusi yang sesuai.
Pada latar belakang ini, Forum Masa Depan ASEAN 2025 sekali lagi menegaskan peranan proaktif dan kepeloporan Vietnam dalam mendorong kerja sama dan pembangunan regional. Melalui penciptaan satu fondasi dialog multi-segi, AFF 2025 menjanjikan akan menyumbangkan berbagai ide dan inisiatif penting pada pembangunan yang berkesinambungan dari Komunitas ASEAN pada masa depan./.








