Dalam pembicaraan tersebut, Menlu Le Hoai Trung menegaskan bahwa Vietnam menganggap EU sebagai salah satu mitra penting papan atas. Menlu menginginkan agar kedua negara meningkatkan posisi kerja sama agar semakin substansial dan efektif.
Panorama pembicaraan tersebut (Foto: VOV) |
Menlu Le Hoai Trung meminta kedua belah pihak memanfaatkan Perjanjian Perdagangan Bebas EU-Vietnam (EVFTA) secara lebih efektif untuk memperluas ruang kerja sama ekonomi-perdagangan. Ia meminta EU segera menyelesaikan ratifikasi Perjanjian Proteksi Investasi EU-Vietnam (EVIPA), mencabut “kartu kuning” IUU terhadap hasil perikanan Vietnam, mengeluarkan Vietnam dari daftar negara-negara yang non-koperatif di sektor perpajakan.
Menlu Le Hoai Trung (kanan) dan Komisaris EU, Jozef Sikela (Foto: VOV) |
Di pihak lain, Komisaris Tinggi Jozef Sikela menegaskan bahwa EU senantiasa berkoordinasi erat dengan badan-badan Vietnam yang terkait untuk melaksanakan berbagai pilar kerja sama baru dengan efektif dalam rangka Inisiatif Pintu Gerbang Global. Di samping itu, EU berkomitmen memperkuat mobilisasi sumber-sumber keuangan, khususnya, keuangan hijau, mendorong transfer teknologi dan dukungan teknis. Sekaligus penerapan EVFTA dengan efektif dinilai menjadi fondasi penting dalam mendorong perdagangan dan investasi bilateral berkembang secara berkelanjutan.








