Penyanyi pria diaspora Vietnam, Vinh Khuat (Foto: VOV) |
Khuat Duy Vinh (lahir pada tgl 20 Maret tahun 1990), dikenal dengan nama panggung Vinh Khuat, adalah penyanyi sekaligus komponis dan produser musik Jerman keturunan Vietnam. Pada masa kanak-kanak, Khuat Duy Vinh ikut keluarga bermukim di Jerman. Penyanyi Vinh Khuat mengenangkan:
“Kampung halaman saya di Kota Hanoi. Ketika saya berusia 18 bulan, keluarga saya datang bermukim di Jerman. Saya tumbuh besar di Jerman. Kakek pihak ibu saya adalah komponis, ibu saya, adik perempuan ibu saya dan adik laki-laki ibunya juga adalah komponis, dan saya melanjutkan profesinya. Pada masa kanak-kanak, saya main piano, kemudian baru nyanyi. Saya mencipta lagu karena ingin mengusahakan jalan sendiri”.
Ketika sudah dewasa, Khuat Duy Vinh menempuh kuliah di Konservatori Musik Hannover (Jerman) dan lulus dua jurusan yaitu jurusan menyanyi dan komposisi musik Jazz. Ketika berusia 15 tahun, dia berpartisipasi pada kontes Suara Emas yang diselenggarakan di Jerman (tahun 2005) dan memperoleh dua hadiah yaitu “Kontestan yang paling mengesankan” dan “Talenta muda”. Pada usia 18 tahun, dia memperoleh Hadiah pertama Kontes Made in Schauburg yang diselenggarakan tiga tahun sekali di Jerman (tahun 2008). Pada tahun 2011, dia bersama-sama dengan satu brand musik Acappella (menyanyi tanpa iringan musik) berpartisipasi pada kontes internasional di Austria dan memperoleh Hadiah Pertama.
Pada tahun 2012, ketika berpartisipasi pada Kontes Hannover Songcontes yang mencipta sendiri dan melakukan pertunjukan, penyanyi Vinh Khuat dengan terkemuka memperoleh dua Hadiah Pertama yang dipilih oleh Dewan Juri dan para penonton, dan satu hadiah komunikasi untuk orang yang paling disukai. Juga pada tahun itu, dia terus berpartisipasi pada kontes Boss Loop Station World Championship untuk tiga negara yaitu Jerman, Austria, dan Swiss, dan memperoleh Hadiah Pertama. Pada tahun 2013, dia ikut pada kontes musik New Ware di Latvia dan memperoleh Hadiah ketiga dan fotonya muncul di perangko negara ini.
Baru-baru ini, pada bulan Juni 2024, penyanyi Vinh Khuat mendapat kehormatan diundang untuk ikut pertunjukan di Festival : “Kita adalah satu” di Kota Busan, Republik Korea sehubungan dengan peringatan HUT ke-32 hubungan diplomatik Vietnam-Republik Korea (22/12/1992-22/12/2024). Di festival tersebut, acara-acara pertunjukan dari seniman-seniwati Vietnam-Republik Korea, di antaranya penyanyi Vinh Khuat telah meninggalkan kesan kepada para penonton.
“Saya melihat penyanyi Vinh Khuat sangat disukai kalangan muda. Ini adalah penyanyi yang bertalenta. Dia telah meninggalkan banyak kesan dalam pertunjukan musik”.
“Saya tahu penyanyi Vinh Khuat via video-video di medsos. Selain menyanyi, dia juga mencipta lagu, trampil dalam menggunakan banyak instrumen musik. Saya melihat dia sebagai seniman yang berbakat dan multitalenta”.
Meskipun hidup dan bekerja di Jerman, tapi Vinh Khuat selalu memperhatikan dan mengikuti kegiatan-kegiatan musik di Vietnam. Pada awal tahun 2019, dia diundang kembali ke tanah air untuk melakukan pertunjukan di program “Hari Raya Tet Ky Hoi”. Pada bulan Maret 2019, setelah pertunjukan solo lagu ciptaannya dengan judul: “Qua lau’ (artinya Terlalu lama) di Gala Sao Mai 2019 yang diselenggarakan oleh Televisi Vietnam, dia dikenal oleh kalangan penggemar di dalam negeri sebagai “fenomena musik”. Ini juga merupakan lagu OST film terkenal di Thailand dengan judul”Friend Zone” yang pernah “menimbulkan demam” di kalangan muda Vietnam dalam waktu panjang.
Pada bulan Oktober tahun 2019, penyanyi Vinh Khuat kembali ke Vietnam untuk ikut pada Festival musik Angin musim (Monsoon Music Festival 2019) bersama dengan para seniman dan seniwati di dalam dan luar negeri. Selain itu, dia juga berpartisipasi pada program menyambut Tahun Baru dengan judul: “Tarian cahaya – Countdown 2020” di Kota Hanoi.
Vinh Khuat suka main musik dengan model “one man band” yaitu mengaransemen sendiri, mainpiano, saksofon, sitar Tranh (atau sitar dengan 10 dawai), sitar Bau (sitar dengan satu dawai), beatbox, menyanyi dan membaca rap seiring dengan menyanyi lagu-lagu ciptaannya sendiri. Lagu-lagu dicipta dengan bahasa Inggris dan Jerman dan diterjemahkan ke bahasa Vietnam. Lagu-lagu ciptaan dia dikombinasikan dengan genre musik Jazz, Rock, Reggae dan musik tradisional Vietnam.
“Saya tidak hanya mencipta lagu saja, melainkan juga tahu membuat aransemen band musik. Saya telah berlatih dengan beragam instrumen musik, dan teknik-teknik mendasar karena pertunjukan instrumen musik diibaratkan sebagai bahasa sendiri dalam musik. Perlu mengetahui dan memahami sedikit tentang beragam instrumen musik untuk melakukan pertunjukan”.








