Perdana Menteri Irak Nuri Al- Maliki memberitahukan bahwa telah mengambil tanggal 31 Desember sebagai Hari Nasional Irak, menandai peristiwa Amerika Serikat menarik seluruh pasukannya dari negara ini. Ketika berpiadato di depan upacara di Baghdad Timur yang menandai peristiwa Amerika Serikat sama sekali menarik pasukannya dari Irak pada tanggal 31 Desember, Maliki menekankan bahwa ini merupakan hari milik rakyat Irak, hari di mana bendera Irak menjunjung tinggi kebebasan dan kemerdekaan.