Iran Ulangi Tuntutan agar Lebanon Berpartisipasi dalam Gencatan Senjata
11/04/2026 06:49
[VOVWORLD] - Menjelang pembicaraan bersejarah yang berlangsung pada 11 April di Pakistan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, kalangan otoritas Iran terus menekankan tuntutan agar Lebanon dilibatkan dalam gencatan senjata selama dua minggu antara AS dan Iran.

Tuntutan tersebut di keluarkan oleh Baqer Qalibaf, Ketua Parlemen sekaligus K epala delegasi negosiasi Iran pada 10 April malam , dalam sebuah pesan di media sosial X, sebelum negosiasi-negosiasi AS-Iran diadakan di Islamabad, Pakistan. Baqer Qalibaf menyatakan bahwa dua poin yang telah disepakati dalam gencatan senjata selama dua minggu tetapi belum diimplementasikan di lapangan yaitu menghentikan konflik di Lebanon dan mencabut embargo terhadap aset Iran. Ketua Parlemen Iran menekankan bahwa waktu semakin sempit dan negosiasi hanya akan dimulai jika AS menerima prasyarat yang diajukan Iran. Peringatan Ketua Parlemen Iran dikeluarkan di tengah konteks perwakilan AS dan Iran berencana memulai dialog gencatan senjata di Pakistan pada 11 April. Perdana Menteri (PM) Pakistan, Shehbaz Sharif, pada 10 April malam mengonfirmasikan bahwa para pemimpin AS dan Iran akan berpartisipasi pada proses tersebut. Sebelumnya, dalam pengumuman gencatan senjata antara AS dan Iran pada pagi dini 8 April, PM Pakistan menegaskan penghentikan konflik juga diterapkan terhadap Lebanon.
TAG
VOV/VOVWORLD/Iran/mengulangi tuntutan/partisipasi Lebanon/gencatan senjata
Related
More





