Konflik di Timur Tengah: Perundingan antara AS dan Iran Tidak Capai Kesepakatan
12/04/2026 09:13
[VOVWORLD] - Perundingan langsung antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di Islamabad, Ibu kota Pakistan, berakhir pada Minggu pagi (12 April) setelah 21 jam tanpa mencapai kesepakatan, di tengah banyak perselisihan yang masih ada antara kedua pihak.

14- Xung dot.jpg Wakil Presiden Vance menaiki pesawat untuk meninggalkan Pakistan setelah melakukan pembicaraan dengan Iran pada 12 April. Foto: AP Berbicara di depan kalangan pers, Wakil Presiden AS, JD Vance mengatakan bahwa Washington telah mengajukan usulan terakhir, terbaik, dan menunggu apakah Iran menerimanya. Menurutnya, Iran telah menolak syarat-syarat AS, di antaranya syarat utama adalah Teheran harus berkomitmen untuk tidak mengembangkan senjata nuklir, maupun mengejar kemampuan yang memungkinkan mereka untuk dengan cepat memperoleh senjata tersebut. Vance menekankan bahwa ini merupakan tujuan utama Presiden AS, Donald Trump dalam proses negosiasi. Ini merupakan putaran perundingan langsung ketiga antara kedua negara, yang berlangsung hanya beberapa hari setelah kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu diumumkan. Di media sosial X, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menyatakan bahwa negosiasi tersebut berfokus pada beberapa isu utama, termasuk Selat Hormuz, program nuklir, pencabutan sanksi, kompensasi perang, dan penghentian konflik di kawasan.
TAG
VOV/VOVWORLD/Konflik di Timur Tengah/Perundingan antara AS dan Iran/Tidak Capai Kesepakatan
Related


