VOV WorldVOV World
Presiden AS Katakan Iran Mungkin Bertelepon Apabila Ingin Henti Perang
27/04/2026 08:30
[VOVWORLD] - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, pada 26 April, memberitahukan bahwa Iran mungkin proaktif bertelepon apabila ingin melakukan negosiasi untuk menghentikan konflik selama dua bulan, sekaligus menekankan Teheran akan tidak pernah dibolehkan memiliki senjata nuklir.
Presiden AS Katakan Iran Mungkin Bertelepon Apabila Ingin Henti Perang
Di depan program Fox News, Presiden Donald Trump memberitahukan apabila Iran ingin berdialog, mereka mungkin langsung datang atau bertelepon dengan AS. Presiden AS menekankan AS memiliki hotline aman dan Iran harus memahami persyaratan untuk mencapai kesepakatan. Menurut Presiden Donald Trump permintaan utama yaitu Iran tidak dibolehkan memiliki senjata nuklir.   Sementara itu, Duta Besar (Dubes) Iran untuk Rusia, Kazem Jalali mengonfirmasikan bahwa Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran, Abbas Araghchi melakukan perlawatan ke Rusia pada 27 April untuk mendiskusikan situasi negosiasi antara Teheran dan Washington yang terkait dengan konflik di Timur Tengah. Menlu Abba Araghchi akan melakukan konsultasi dengan para pejabat Rusia mengenai situasi negosiasi sekarang antara Iran dan AS, persyaratan gencatan senjata dan masalah-masalah terkait. 
TAG
VOV/VOVWORLD/AS/Iran/situasi negosiasi/gencatan senjata