Dalam pertemuan tersebut, Sekjen sekaligus Presiden To Lam meminta kedua pihak untuk lebih gencar mendorong investasi bilateral secara seimbang. Menyusul keberhasilan Grup TH, Vietnam mendorong perusahaan-perusahaan Vietnam untuk berinvestasi di sektor pertanian di Rusia, serta mendorong perusahaan-perusahaan Rusia untuk berinvestasi di sektor industri di Vietnam.
Sekjen sekaligus Presiden To Lam sepakat bahwa kedua pihak perlu membangun strategi konektivitas baru melalui kerja sama di bidang perhubungan dan transportasi, khususnya transportasi kereta api, laut dan udara. Untuk meningkatkan efektivitas kerja sama ekonomi dan perdagangan, Sekjen sekaligus Presiden To Lam meminta Pemerintah Rusia untuk memimpin berbagai kementerian dan instansi terkait terus meninjau serta mengatasi kesulitan dan hambatan dalam kerja sama ekonomi, perdagangan dan investasi; serta mengambil langkah-langkah yang sesuai terkait masalah tarif, kuota, transportasi, logistik, dan akses pasar, sekaligus meningkatkan kehadiran perdagangan Vietnam di pasar Rusia.
Sementara itu, PM Rusia Mikhail Mishustin berpendapat bahwa kedua pihak perlu mempelajari solusi-solusi untuk meningkatkan efisiensi transportasi laut, kereta api dan multimoda, sehingga membentuk rantai pasokan yang stabil dan memfasilitasi pertukaran barang antara kedua negara. Ia juga menyatakan keinginannya untuk terus mengembangkan kerja sama dengan Vietnam di sektor energi, tidak hanya di bidang konvensi tetapi juga diperluas ke bidang-bidang baru yang selaras dengan kebutuhan dan orientasi pembangunan masing-masing negara.
Sekjen sekaligus Presiden To Lam dan PM Mikhail Mishustin sepakat bahwa sains-teknologi adalah bidang yang sangat menjanjikan untuk menjadi motor penggerak baru bagi hubungan bilateral, dan menekankan perlunya peningkatan kerja sama lebih lanjut di bidang ini. Kedua pihak sepakat untuk memperluas kerja sama ke bidang-bidang seperti: energi baru dan teknologi biomedis.
Juga pada Selasa sore (8 September, waktu setempat), di Markas Besar Dewan Federali Rusia, Sekjen sekaligus Presiden To Lam bertemu dengan Ketua Dewan Federal Rusia Valentina Matvienko; dan bertemu dengan Ketua Partai Rusia Bersatu sekaligus Wakil Ketua Dewan Keamanan Federal Rusia Dmitry Medvedev.






