中文/日本語/한국어/Français/Deutsch/Indonesia/ລາວ/ภาษาไทย/Русский/Español/ភាសាខ្មែរ
VOV WorldVOV World
homeBeritaUlasan BeritaVietnam - Negeri dan RakyatnyaMediaKotak Surat AndaReportase Hari SabtuRumah ASEANWarna-warni: 54 Etnis VietnamKisah-Kisah dari DesaEkonomi & Transformasi DigitalSosial-BudayaMusik Vietnam
More ▾
  • Podcast
  • Menerapkan Resolusi dalam Kehidupan Masyarakat
  • Piala Dunia 2026
  • Kampanye 500 Hari Siang-Malam Pencarian, Pengumpulan, dan Identifikasi Kerangka Martir
  • 70 tahun Kemenangan Dien Bien Phu
  • Tentang Kami
  • 70 tahun Pemilihan Umum Vietnam
  • 70 tahun-Tentara Rakyat Vietnam
  • 40 tahun Penyatuan Tanah Air
  • ASEAN VIETNAM 2020
  • Aksi Pemberantasan IUU
  • Aksi Pemberantasan IUU Fishing
  • BAI QUANG BA QUAN DOI
  • Bahasa Vietnam untuk Orang Asing
  • Berita TV
  • COVID-19
  • Fokus
  • Hari Raya Tet
  • Hubungan Persahabatan Vietnam-Indonesia
  • Ibukota Hanoi
  • Informasi Pengadilan
  • Interaksi
  • Isi Siaran Sepekan
  • Kebudayaan Vietnam
  • Kehidupan Masyarakat Vietnam
  • Kehidupan Perkotaan
  • Kemenangan Dien Bien Phu di udara
  • Khong su dung
  • Kongres Nasional XIV Partai Komunis Vietnam
  • Kongres Nasional ke-12 PKV
  • Lembaga Palang Merah Vietnam
  • Lowongan Kerja di VOV
  • Make in Vietnam
  • Masalah-Masalah Daerah
  • Menemukan Vietnam
  • Menerjemahkan Resolusi Partai Ke Dalam Praktik Kehidupan
  • Negara Start-up
  • Potret Manusia Vietnam
  • QUANG BA QUAN DOI
  • Reportase Foto
  • SEA Games 31 : Demi Asia Tenggara yang Lebih Kuat
  • Sayembara "Apa yang anda ketahui tentang Vietnam" tahun 2015
  • Sayembara "Apa yang anda ketahui tentang Vietnam" tahun 2025
  • Sudut Pandang Pakar
  • Video
  • Vietnam di Era Baru
  • Vietnam - Transformasi Digital
  • WEF ASEAN 2018
VOV5
BeritaUlasan BeritaVietnam - Negeri dan RakyatnyaMediaKotak Surat AndaReportase Hari SabtuRumah ASEANWarna-warni: 54 Etnis VietnamKisah-Kisah dari DesaEkonomi & Transformasi DigitalSosial-BudayaMusik VietnamPodcastMenerapkan Resolusi dalam Kehidupan MasyarakatPiala Dunia 2026Kampanye 500 Hari Siang-Malam Pencarian, Pengumpulan, dan Identifikasi Kerangka Martir70 tahun Kemenangan Dien Bien PhuTentang Kami70 tahun Pemilihan Umum Vietnam70 tahun-Tentara Rakyat Vietnam40 tahun Penyatuan Tanah AirASEAN VIETNAM 2020Aksi Pemberantasan IUUAksi Pemberantasan IUU FishingBAI QUANG BA QUAN DOIBahasa Vietnam untuk Orang AsingBerita TVCOVID-19FokusHari Raya TetHubungan Persahabatan Vietnam-IndonesiaIbukota HanoiInformasi PengadilanInteraksiIsi Siaran SepekanKebudayaan VietnamKehidupan Masyarakat VietnamKehidupan PerkotaanKemenangan Dien Bien Phu di udaraKhong su dungKongres Nasional XIV Partai Komunis VietnamKongres Nasional ke-12 PKVLembaga Palang Merah VietnamLowongan Kerja di VOVMake in VietnamMasalah-Masalah DaerahMenemukan VietnamMenerjemahkan Resolusi Partai Ke Dalam Praktik KehidupanNegara Start-upPotret Manusia VietnamQUANG BA QUAN DOIReportase FotoSEA Games 31 : Demi Asia Tenggara yang Lebih KuatSayembara "Apa yang anda ketahui tentang Vietnam" tahun 2015Sayembara "Apa yang anda ketahui tentang Vietnam" tahun 2025Sudut Pandang PakarVideoVietnam di Era BaruVietnam - Transformasi DigitalWEF ASEAN 2018
Hutan Bakau Satu-Satunya di Laguna Tam Giang “Berganti Pakaian”, Seindah Lukisan Tinta 
04/10/2026 12:00
[VOVWORLD] - Pada musim pergantian daun, seluruh kawasan hutan bakau di kompleks laguna Tam Giang, Kota Hue, berubah menjadi kuning keemasan. Pantulan pepohonan di permukaan air yang jernih dan biru menciptakan pemandangan seindah sebuah lukisan tinta.
Facebook Share Facebook
Minggu, 19:00, 04/10/2026
VOV5

Dalam beberapa tahun terakhir, Tu Cha (Kecamatan Hoa Chau, Kota Hue) telah menjadi destinasi wisata baru yang menarik perhatian wisatawan di wilayah ibu kota kuno.m. Ru Cha merupakan kawasan hutan alami yang istimewa dan dikenal sebagai satu-satunya hutan bakau yang masih tersisa di laguna Tam Giang, sistem laguna terbesar di kawasan Asia Tenggara. (Foto: Van Dinh Huy)
Dalam beberapa tahun terakhir, Tu Cha (Kecamatan Hoa Chau, Kota Hue) telah menjadi destinasi wisata baru yang menarik perhatian wisatawan di wilayah ibu kota kuno.m. Ru Cha merupakan kawasan hutan alami yang istimewa dan dikenal sebagai satu-satunya hutan bakau yang masih tersisa di laguna Tam Giang, sistem laguna terbesar di kawasan Asia Tenggara. (Foto: Van Dinh Huy)
Dengan keindahan alamnya yang masih alami dan sentuhan misteri, Ru Cha sering dipilih oleh wisatawan muda sebagai destinasi "pelarian dari kota ke hutan" untuk berwisata, berfoto, dan membuat konten media sosial. Fitur unik inilah yang juga menjadikan Ru Cha selalu masuk dalam peringkat 20 destinasi wisata paling menarik di Hue. Foto: Van Dinh Huy
Dengan keindahan alamnya yang masih alami dan sentuhan misteri, Ru Cha sering dipilih oleh wisatawan muda sebagai destinasi "pelarian dari kota ke hutan" untuk berwisata, berfoto, dan membuat konten media sosial. Fitur unik inilah yang juga menjadikan Ru Cha selalu masuk dalam peringkat 20 destinasi wisata paling menarik di Hue. Foto: Van Dinh Huy
Pengunjung dapat menikmati pemandangan Ru Cha yang masih alami di pagi hari, dengan para petani menebar jala untuk menangkap ikan di tengah kabut. Foto: Van Dinh Huy
Pengunjung dapat menikmati pemandangan Ru Cha yang masih alami di pagi hari, dengan para petani menebar jala untuk menangkap ikan di tengah kabut. Foto: Van Dinh Huy
Pada musim pergantian daun, warna kuning keemasan yang terpantul di permukaan air jernih berpadu dengan pepohonan yang meranggas dan diselimuti kabut pagi, menciptakan panorama yang unik dan memikat. Foto: Van Dinh Huy
Pada musim pergantian daun, warna kuning keemasan yang terpantul di permukaan air jernih berpadu dengan pepohonan yang meranggas dan diselimuti kabut pagi, menciptakan panorama yang unik dan memikat. Foto: Van Dinh Huy
“Sebagai putra daerah Hoa Chau, saya tidak pernah melewatkan musim ketika pepohonan di hutan Ru Cha berganti daun. Hal yang paling saya kagumi adalah hingga kini Ru Cha masih terus berkembang dan tetap mempertahankan keindahan alaminya,” ujar Sy Nhat, warga Kecamatan Hoa Chau, Kota Hue. Foto: Van Dinh Huy
“Sebagai putra daerah Hoa Chau, saya tidak pernah melewatkan musim ketika pepohonan di hutan Ru Cha berganti daun. Hal yang paling saya kagumi adalah hingga kini Ru Cha masih terus berkembang dan tetap mempertahankan keindahan alaminya,” ujar Sy Nhat, warga Kecamatan Hoa Chau, Kota Hue. Foto: Van Dinh Huy
Sebagian besar kawasan Ru Cha ditumbuhi pohon chá, sejenis tumbuhan air dengan sistem perakaran besar yang muncul ke permukaan air, menyerupai karya pahatan alami yang megah. Menurut penjelasan masyarakat setempat, “Rú” berarti hutan belantara, sedangkan “Chá” merupakan sebutan untuk jenis pohon bakau khas yang terutama tumbuh di kawasan ini. Foto: Van Dinh Huy
Sebagian besar kawasan Ru Cha ditumbuhi pohon chá, sejenis tumbuhan air dengan sistem perakaran besar yang muncul ke permukaan air, menyerupai karya pahatan alami yang megah. Menurut penjelasan masyarakat setempat, “Rú” berarti hutan belantara, sedangkan “Chá” merupakan sebutan untuk jenis pohon bakau khas yang terutama tumbuh di kawasan ini. Foto: Van Dinh Huy
Tak hanya menjadi habitat bagi ribuan pohon "chá" yang telah berusia ratusan tahun, Ru Cha juga merupakan tempat hidup bagi berbagai jenis satwa air dan burung langka. Dinas kehutanan Kota Hue menilai Ru Cha memiliki peran penting secara ekologis bagi ekosistem kawasan laguna Tam Giang. Foto: Van Dinh Huy
Tak hanya menjadi habitat bagi ribuan pohon "chá" yang telah berusia ratusan tahun, Ru Cha juga merupakan tempat hidup bagi berbagai jenis satwa air dan burung langka. Dinas kehutanan Kota Hue menilai Ru Cha memiliki peran penting secara ekologis bagi ekosistem kawasan laguna Tam Giang. Foto: Van Dinh Huy
Truong Hong Quan, seorang wisatawan, berbagi pengalaman: “Meskipun hanya berjarak sekitar 15 kilometer dari pusat Kota Hue, Ru Cha memberikan suasana yang benar-benar berlawanan dengan hiruk-pikuk perkotaan. Tempat ini begitu tenang, bahkan terasa seolah waktu berhenti. Berjalan menyusuri jalan beton yang berkelok di tengah hutan alami, sambil mendengarkan kicauan burung, saya merasa seperti sedang tersesat di negeri dongeng.” Foto: Van Dinh Huy
Truong Hong Quan, seorang wisatawan, berbagi pengalaman: “Meskipun hanya berjarak sekitar 15 kilometer dari pusat Kota Hue, Ru Cha memberikan suasana yang benar-benar berlawanan dengan hiruk-pikuk perkotaan. Tempat ini begitu tenang, bahkan terasa seolah waktu berhenti. Berjalan menyusuri jalan beton yang berkelok di tengah hutan alami, sambil mendengarkan kicauan burung, saya merasa seperti sedang tersesat di negeri dongeng.” Foto: Van Dinh Huy
Menurut para wisatawan muda yang gemar menjelajahi Hue, periode Februari hingga September merupakan waktu yang paling ideal untuk berkunjung ke Ru Cha. Khususnya pada bulan September, ketika pohon-pohon "chá" mulai bermekaran dengan semarak, hutan seolah berubah menjadi sebuah simfoni cahaya dan warna di tengah hamparan laguna yang luas. Menjelang akhir musim gugur, hutan perlahan berubah menjadi nuansa keemasan, menghadirkan sedikit kesan sendu yang membangkitkan keindahan khas Hue - tenang, mendalam dan romantis. Pada musim dingin, pohon-pohon "chá" menggugurkan daunnya, memperlihatkan ranting-ranting kering yang kurus, namun tetap menyuguhkan keindahan artistik tersendiri. Foto: Van Dinh Huy
Menurut para wisatawan muda yang gemar menjelajahi Hue, periode Februari hingga September merupakan waktu yang paling ideal untuk berkunjung ke Ru Cha. Khususnya pada bulan September, ketika pohon-pohon "chá" mulai bermekaran dengan semarak, hutan seolah berubah menjadi sebuah simfoni cahaya dan warna di tengah hamparan laguna yang luas. Menjelang akhir musim gugur, hutan perlahan berubah menjadi nuansa keemasan, menghadirkan sedikit kesan sendu yang membangkitkan keindahan khas Hue - tenang, mendalam dan romantis. Pada musim dingin, pohon-pohon "chá" menggugurkan daunnya, memperlihatkan ranting-ranting kering yang kurus, namun tetap menyuguhkan keindahan artistik tersendiri. Foto: Van Dinh Huy
“Saya paling suka menikmati keindahan Ru Cha sekitar bulan September, ketika seluruh pohon "chá" di hutan mulai berganti daun. Pemandangannya memadukan keindahan lanskap khas Timur dengan nuansa seperti di Eropa. Apa yang lebih menyenangkan daripada menyewa perahu kecil untuk menyusuri bagian dalam hutan yang sulit dijangkau melalui jalur darat, sambil menikmati kicauan burung dan suara gemericik air yang terdengar dari dayung.<br>
Di Ru Cha juga terdapat sebuah menara pengamatan yang cukup tinggi. Dari sana, kita dapat menyaksikan matahari merah membara perlahan tenggelam, memancarkan cahaya ke seluruh kawasan hutan dan laguna Tam Giang saat senja,” ujar Sy Nhat, warga Kecamatan Hoa Chau, Kota Hue. Foto: Van Dinh Huy
“Saya paling suka menikmati keindahan Ru Cha sekitar bulan September, ketika seluruh pohon "chá" di hutan mulai berganti daun. Pemandangannya memadukan keindahan lanskap khas Timur dengan nuansa seperti di Eropa. Apa yang lebih menyenangkan daripada menyewa perahu kecil untuk menyusuri bagian dalam hutan yang sulit dijangkau melalui jalur darat, sambil menikmati kicauan burung dan suara gemericik air yang terdengar dari dayung.
Di Ru Cha juga terdapat sebuah menara pengamatan yang cukup tinggi. Dari sana, kita dapat menyaksikan matahari merah membara perlahan tenggelam, memancarkan cahaya ke seluruh kawasan hutan dan laguna Tam Giang saat senja,” ujar Sy Nhat, warga Kecamatan Hoa Chau, Kota Hue. Foto: Van Dinh Huy
Tag:
TAG
VOV/VOVWORLD/laguna Tam Giang/Kota Hue/keindahan Ru Cha

Related
Dari Pemindaian Kode QR hingga Asisten AI: Ketika Teknologi Buka Jalan untuk Jelajahi VietnamDari Pemindaian Kode QR hingga Asisten AI: Ketika Teknologi Buka Jalan untuk Jelajahi Vietnam
Son La: Berupaya Menjadikan Ta Xua sebagai "Destinasi Wisata Baru yang Terkemuka di Dunia"Son La: Berupaya Menjadikan Ta Xua sebagai "Destinasi Wisata Baru yang Terkemuka di Dunia"
Melestarikan Warna-warni Festival Pertengahan Musim GugurMelestarikan Warna-warni Festival Pertengahan Musim Gugur
Vietnam: Perjalanan Memberantas Buta Huruf di Desa-Desa Daerah PegununganVietnam: Perjalanan Memberantas Buta Huruf di Desa-Desa Daerah Pegunungan

More
Penutupan Sidang Pleno ke-4 KS PKV Angkatan XIV    Penutupan Sidang Pleno ke-4 KS PKV Angkatan XIV    
Terus Tetapkan Hubungan Istimewa Vietnam-Laos Sebagai Prioritas Tertinggi dalam Garis Politik Luar Negeri di Masing-Masing NegaraTerus Tetapkan Hubungan Istimewa Vietnam-Laos Sebagai Prioritas Tertinggi dalam Garis Politik Luar Negeri di Masing-Masing Negara
Pameran Keramik dan Batu Vietnam 2026 Himpun Berbagai Merek Utama dari Eropa dan AsiaPameran Keramik dan Batu Vietnam 2026 Himpun Berbagai Merek Utama dari Eropa dan Asia
Hanoi Giftshow 2026 - Tempat Mahakarya Vietnam Bertemu dengan PasarHanoi Giftshow 2026 - Tempat Mahakarya Vietnam Bertemu dengan Pasar
Radio
Most Read
Vietnam –Indonesia: Memiliki Kepercayaan Bersama, Menuju Masa Depan
07/10/2026
 Pakar Tiongkok: Berbagai Resolusi Strategi Vietnam Bersifat Ilmiah, Modern dan Berfokus pada Rakyat
Terus Tetapkan Hubungan Istimewa Vietnam-Laos Sebagai Prioritas Tertinggi dalam Garis Politik Luar Negeri di Masing-Masing Negara
Vietnam Aktif Berpartisipasi pada Persidangan ke-63 Dewan Ham PBB
Pameran Keramik dan Batu Vietnam 2026 Himpun Berbagai Merek Utama dari Eropa dan Asia
Sidang Pleno ke-4 KS PKV: Dari “Memilih Orang” hingga “Memanfaatkan Orang yang Tepat” dalam Pekerjaan Kader
Hanoi Giftshow 2026 - Tempat Mahakarya Vietnam Bertemu dengan Pasar
Penutupan Sidang Pleno ke-4 KS PKV Angkatan XIV    
Vietnam – Laos: “Keterkaitan Strategis” Bentuk Masa Depan Pembangunan Bersama
Berita Terbaru
Penutupan Sidang Pleno ke-4 KS PKV Angkatan XIV    
Penutupan Sidang Pleno ke-4 KS PKV Angkatan XIV    
Terus Tetapkan Hubungan Istimewa Vietnam-Laos Sebagai Prioritas Tertinggi dalam Garis Politik Luar Negeri di Masing-Masing Negara
Terus Tetapkan Hubungan Istimewa Vietnam-Laos Sebagai Prioritas Tertinggi dalam Garis Politik Luar Negeri di Masing-Masing Negara
Pameran Keramik dan Batu Vietnam 2026 Himpun Berbagai Merek Utama dari Eropa dan Asia
Pameran Keramik dan Batu Vietnam 2026 Himpun Berbagai Merek Utama dari Eropa dan Asia
Hanoi Giftshow 2026 - Tempat Mahakarya Vietnam Bertemu dengan Pasar
Hanoi Giftshow 2026 - Tempat Mahakarya Vietnam Bertemu dengan Pasar
Ketua MN Tran Thanh Man Akan Melakukan Kunjungan Resmi ke Tiongkok
Ketua MN Tran Thanh Man Akan Melakukan Kunjungan Resmi ke Tiongkok
VOV
VOV1
VOV2
VOV3
VOV4
VOV5
VOVGT-Ha Noi
VOVGT-TPHCM
VOVTV
Podcast
Menerapkan Resolusi dalam Kehidupan Masyarakat
Piala Dunia 2026

Kampanye 500 Hari Siang-Malam Pencarian, Pengumpulan, dan Identifikasi Kerangka Martir
70 tahun Kemenangan Dien Bien Phu
Tentang Kami

70 tahun Pemilihan Umum Vietnam
70 tahun-Tentara Rakyat Vietnam
40 tahun Penyatuan Tanah Air

ASEAN VIETNAM 2020
Aksi Pemberantasan IUU
Aksi Pemberantasan IUU Fishing

BAI QUANG BA QUAN DOI
Bahasa Vietnam untuk Orang Asing
Berita

Berita TV
COVID-19
Ekonomi & Transformasi Digital

Fokus
Hari Raya Tet
Hubungan Persahabatan Vietnam-Indonesia

Online service permit: 2113 / GP-BTTTT issued on December 6, 2011

Director: Pho Cam Hoa
Deputy Director: Nguyen Thi Thu Hoa
Deputy Director: Hoang Thi Kim Thu

VOVWORLD - No. 45 BA TRIEU STREET - HOAN KIEM - HA NOI - VIET NAM
Tel: 0084.24.3826 6805
Email: vovworld@vov.vn, vovtg@vietnamnet.vn

VOV-VOV5-Siaran-Hubungi kami