VOV WorldVOV World
Kebun Hijau Para Prajurit Laut
11/04/2026 04:30
[VOVWORLD] - Petak-petak sayuran hijau dan kebun tanaman obat milik para perwira dan prajurit di Pulau Hon Doc mungkin tampak sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Namun, ruang hijau yang tampak kecil itu tidak hanya membantu menjaga kesehatan dan memperbaiki kualitas makanan, tetapi juga menjadi penopang kehidupan mental para prajurit. Sepiring hidangan ditambah sayuran segar, atau tanaman obat yang digunakan saat sakit, semuanya merupakan hasil dari upaya yang tekun, gigih, dan penuh kehangat
Kebun Hijau Para Prajurit Laut
Pulau Hon Doc adalah pulau terbesar di antara 16 pulau yang termasuk dalam Kepulauan Hai Tac (artinya Bajak Laut)  yang terletak di Kecamatan Tien Hai, Provinsi An Giang. Pulau Hon Doc terletak dekat dengan garis perbatasan laut antara Vietnam dan Kamboja, di mana terdapat banyak jalur transportasi penting antara dua negara. Berdiri tegak di puncak bukit tertinggi di pulau tersebut adalah Stasiun Radar 625, Resimen 551, Komando Wilayah 5 Angkatan Laut. Saat suara burung berkicau memanggil kawanan berpadu dengan deburan ombak laut yang menghantam pantai secara lembut di bawah sinar matahari pagi, itulah saat para prajurit di Stasiun Radar 625 memulai rutinitas harian mereka. (ẢNH TICK BẢN QUYỀN) Chiến sĩ Mai Văn Chiến chăm sóc vườn tăng gia sản xuất. Ảnh: Huyền Trang/VOV5 Prajurit Mai Van Chien merawat kebun sayur hijau (Foto: Huyen Trang/VOV5) Sejak bertugas di Pulau Hon Doc, prajurit Mai Van Chien - seorang operator radar yang lahir dan besar di kota yang ramai, yaitu Kota Ho Chi Minh, perlahan menjadi seorang tukang kebun yang terampil. Seperti rekan-rekannya, kini ia memahami setiap benih, serta mengenali dengan jelas karakteristik serta cara merawat setiap jenis sayuran. Meskipun pulau ini hanya berjarak sekitar 20 km dari daratan, pasokan sayuran hijau tidak dapat sepenuhnya bergantung pada kiriman kapal-kapal yang datang ke pulau. Menyadari kenyataan tersebut, para perwira dan prajurit di Stasiun Radar 625 berinisiatif mengubah sebidang tanah menjadi kebun swasembada. Jaring-jaring didirikan membentuk rumah kaca kecil untuk menanam berbagai jenis sayuran. Di samping petak kangkung dan bayam Malabar yang siap panen, terdapat pula petak selada hijau muda dan kale yang baru mulai bertunas. Kebun kecil ini setiap hari menyediakan cukup sayuran segar untuk semua hidangan makan para perwira dan prajurit di Stasiun Radar 625. “Biasanya setelah satu jam bekerja akan ada satu jam untuk mengikuti kegiatan produksi serta olahraga. Sayuran hijau selalu tersedia, sehingga kami tidak pernah kekurangan sayur dan tetap menjamin kebersihan serta keamanan pangan. Selain menanam sayuran, kami juga menanam pohon buah-buahan, serta beternak babi, bebek, dan ayam”. (ẢNH TICK BẢN QUYỀN) Khi bật công tắc, nước được dẫn đi khắp vườn. Hệ thống tưới nước phun sương tự động phù hợp với điều kiện ở đảo. Ảnh: Huyền Trang/VOV5 Sistem irigasi otomatis yang sesuai dengan kondisi di pulau (Foto:Huyen Trang/VOV5) Pada musim kemarau, sumber air tawar di pulau tidak melimpah, sehingga penggunaan air secara hemat menjadi tuntutan yang sangat penting. Menghadapi situasi tersebut, Kapten Le Duc Anh, Komandan Stasiun Radar 625, berinisiatif meneliti dan merancang model irigasi yang sesuai dengan kondisi nyata. Bersama rekan-rekannya, ia menghitung dengan cermat luas kebun, jumlah air cadangan, serta jalur pipa untuk membangun sistem irigasi otomatis yang sederhana namun efektif. Karya kecil ini menunjukkan keproaktifan dan kreativitas dari para prajurit di pulau dalam meningkatkan kualitas hidup di pulau.  Kapten Le Duc Anh mengatakan: “Saya bersama rekan-rekan membuat sistem irigasi kabut untuk tanaman sayur. Saya mempelajari model dan cara pelaksanaannya melalui berbagai sumber di internet untuk menemukan metode yang paling sesuai dengan kondisi satuan kami, kemudian menerapkannya hingga sistem irigasi kabut tersebut berhasil diselesaikan.” Jika petak-petak sayuran hijau turut membuat hidangan menjadi lebih bervariasi,  maka kebun tanaman obat tradisional secara diam-diam merawat kesehatan para perwira, prajurit, dan masyarakat di Pulau Hon Doc. Kebun di depan Stasiun Radar 625 ditata dengan rapi. Berbagai tanaman obat dipisahkan ke dalam petak-petak sendiri. (ẢNH TICK BẢN QUYỀN) Thiếu tá, y sĩ Nguyễn Văn Muộn bên vườn thuốc nam trạm 625. Ảnh: Huyền Trang/VOV5 Mayor Nguyen Van Muon (Foto: Huyen Trang/VOV5) Selama hampir 20 tahun bertugas di pulau tersebut, tenaga medis, Mayor Nguyen Van Muon telah menjadi sosok andalan bagi para prajurit dan warga sekitar setiap kali mereka sakit, demam, atau mengalami kecelakaan ringan. Selain menggunakan obat- obatan medis, ia juga memanfaatkan tanaman obat tradisional yang ia tanam dan rawat sendiri setiap hari untuk mendukung proses penyembuhan. Tenaga medis, Mayor Nguyen Van Muon mengatakan: “Kebun tanaman obat tradisional di klinik 625 merupakan wujud kolaborasi n antara tentara dan masyarakat dalam pelayanan medis. Kebun ini terbagi menjadi 8 delapan kelompok pengobatan, antara lain kelompok obat untuk gigitan ular, penyakit kulit, pernapasan, pencernaan, saluran kemih, tonik dan penenang, serta beberapa kelompok lainnya. Saat ini, terdapat sekitar 55 hingga 60 jenis tanaman obat untuk melayani kebutuhan satuan dan masyarakat sekitar.” (ẢNH TICK BẢN QUYỀN) Vườn thuốc nam có 6 nhóm cây chữa bệnh. Ảnh: Huyền Trang/VOV5 Kebun tanaman obat tradisional (Foto: Huyen Trang/VOV5) Setiap hari, embusan angin laut membawa uap garam dari samudra luas ke arah pulau. Namun, petak-petak sayuran hijau dan kebun tanaman obat tradisional tetap tumbuh subur, sebuah bukti nyata dari manisnya kehidupan dan kebaikan dari obat-obatan penyembuh. Setiap petak sayuran, setiap bagian kebun obat bukan sekadar hasil kerja keras, melainkan cerminan kreativitas para prajurit yang mampu memanfaatkan setiap sumber daya untuk meningkatkan kualitas hidup serta merawat kesehatan bagi masyarakat di pulau terpencil.  
TAG
VOV/VOVWORLD/Kebun Hijau/Para Prajurit Laut/sayuran/tanaman obat