VOV WorldVOV World
Asia berupaya mempertahankan laju pertumbuhan ekonomi
02/04/2019 11:00
(VOVWORLD) - Konferensi tahunan Forum Asia Boao 2019 (BFA) yang berakhir di Tiongkok pada pekan lalu telah menegaskan perlunya memperkuat kerjasama regional dan global untuk mempertahankan laju pertumbuhan ekonomi pada waktu mendatang. Di forum yang dianggap sebagai Davos-nya Asia ini, banyak solusi telah dikeluarkan, tapi juga menunjukkan tantangan-tantangan terhadap Asia, ketika proteksionisme sedang membangkit dan sistem perdagangan dunia menghadapi berbagai pagar rintangan yang semakin meningkat.
Asia berupaya mempertahankan laju pertumbuhan ekonomi
Konferensi tahunan Forum Asia Boao 2019. (Foto: vnplus) Menurut laporan BFA, Asia sekarang ini sedang menjadi perekonomian yang paling besar di dunia. Pada tahun 2017, total GDP kawasan ini mencapai kira-kira 29.500 miliar USD, lebih besar terbanding dengan 22,5 triliun USD yang dicapai oleh Amerika Utara dan 20,21  triliun USD dari Eropa. Laju  penurunan ekonomi Asia juga lebih rendah terbanding dengan berbagai kawasan yang lain. Asia tidak hanya menjadi produsen yang paling besar di dunia saja, melainkan juga menjadi pasar yang paling besar di dunia. Tetapi, hal ini tidak berarti bahwa  ekonomi Asia tidak terkena pengaruh-pengaruh negatif dari ekonomi dunia, terutama ketika berbagai sengketa  perdagangan dan  proteksionisme meningkat .