Bentrokan di Suriah, tantangan bagi semua solusi diplomatik
08/03/2012 06:22
(VOVworld)- Banyak aktivitas diplomatik sedang berlangsung untuk mencari solusi yang unplementatif terhadap situasi Suriah. Bersama dengan kunjungan ke Mesir dan Suriah yang dilakukan oleh Mantan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Kofi Annan, Utusan khusus PBB dan Liga Arab urusan Suriah pada pekan lalu, wakil Rusia dan Tiongkok juga mengirimkan utusan istimewanya di Suriah. Akan tetapi, kunjungan-kunjungan ini akan sulit mendatangkan hasil yang menggembirakan...

(VOVworld)- Banyak aktivitas diplomatik sedang berlangsung untuk mencari solusi yang implementatif terhadap situasi Suriah. Bersama dengan kunjungan ke Mesir dan Suriah yang dilakukan oleh Mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Kofi Annan, Utusan khusus PBB dan Liga Arab urusan Suriah pada pekan lalu, wakil Rusia dan Tiongkok juga mengirimkan utusan istimewanya di Suriah. Akan tetapi, menurut banyak analis, kunjungan-kunjungan ini akan sulit mendatangkan hasil yang menggembirakan pada latar belakang semua negara adi kuasa sedang terpecah belah secara serius tentang cara mengatasi krisis di Suriah. Ketika mengungkapkan kunjungan Kofi Annan ke Mesir pada Rabu 7 Maret dan kemudian ke Suriah pada akhir pekan ini, para analis menyatakan bahwa tujuan kunjungan ini merupakan satu tantangan besar terhadap Kofi Annan dan kesempatan mencapai sukses sangat tipis, bahkan hanya 5 persen saja. Hal itu karena pada jumpa pers pertama dengan martabat baru, Mantan Sekjen PBB telah mengeluarkan tujuan-tujuan yang ambisius yaitu mencapai permufakatan gencatan senjata, menghentikan kekerasan dan membantu satu solusi politik di Suriah melalui dialog. Jelaslah bahwa ini adalah satu tugas yang sulit dan penuh dengan tantangan. Walaupun dinilai tidak implementatif, tetapi kunjungan ini tetap diperlukan, sedikitnya ialah membantu mendatangkan satu kesempatan berunding mengenai satu permufakatan gencatan senjata di Suriah pada latar belakang komunitas internasional sedang mengalami kemacetan dalam mencari satu solusi menghentikan satu tahun kekerasan di negara ini.
Related








