VOV WorldVOV World
FTA Jepang-Uni Eropa : Pesan jelas menentang proteksionisme dagang
19/07/2018 10:30
(VOVWORLD) -Para pemimpin Jepang dan Uni Eropa (EU), Selasa (17/7), di Tokyo, Jepang, resmi menandatangani Perjanjian Dagang Bebas (FTA) setelah 5 tahun melakukan perundingan. Pada latar belakang kecenderungan proteksi dagang tersebar-luas, di antaranya ada kebijakan “Yang pertama Amerika Serikat (AS)” dari Presiden Donald Trump dan satu perang dagang antara AS dan Tiongkok yang sedang bereskalasi, permufakatan bilateral Uni Eropa-Jepang telah mengirim satu pesan kuat yang menentang proteksi dagang, bahwa negara-negara besar tidak bisa menggunakan kekuatan ekonomi untuk mengenakan undang-undang perdagangan yang menguntungkan diri sendiri.
FTA Jepang-Uni Eropa : Pesan jelas menentang proteksionisme dagang
FTA Uni Eropa- Jepang kali ini direncanakan akan berlaku pada Maret 2019 setelah diratifikasi badan legislatif dua negara. Ketika sudah berlaku, FTA ini akan menciptakan salah satu di antara blok-blok ekonomi terbesar di dunia. menduduki 30%   GDP global, dengan populasinya kira-kira 600 juta jiwa penduduk di 29 negara. Menurut permufakatan tersebut, Jepang akan menghapuskan tarif terhadap 94% barang impor dari Uni Eropa. Pada fihaknya, Uni Eropa akan menghapuskan tarif terhadap 99% barang impor dari Jepang. Uni Eropa juga akan menghapuskan tarif menurut peta jalan terhadap produk utama Jepang seperti mobil dan televisi.