VOV WorldVOV World
Hari Raya Kemerdekaan dan pelajaran tentang nilai kebebasan
02/09/2018 10:30
(VOVWORLD) - Pada 73 tahun lalu, setelah pemberontakan Revolusi Agustus, bertepatan pada tanggal 2 September 1945, di Lapangan Ba Dinh yang bersejarah, Presiden Ho Chi Minh telah dengan khidmad menyatakan kepada seluruh rakyat dan dunia tentang negeri Viet Nam yang merdeka dan bebas. Saat-saat merasakan kebahagiaan yang suci ketika Tanah Air memasuki halaman sejarah baru telah terukir secara mendalam dalam hati orang-orang yang baru saja lepas dari belenggu perbudakan dan tanggal 2 September telah menjadi hari raya yang berarti bagi generasi-generasi orang Viet Nam dewasa ini dan di kemudian hari.
Presiden Ho Chi Minh membacakan Proklamasi Kemerdekana di Lapangan Ba Dinh tanggal 2 September 1945  (Foto: dokumen)  “Sebuah bangsa yang telah gagah berani melawan belenggu perbudakan dari Perancis selama 80 tahun ini, sebuah bangsa yang telah dengan gagah berani berdiri pada pihak sekutu untuk melawan fasisme selama beberapa tahun ini, bangsa itu harus mendapat kebebasan! Bangsa itu harus mendapat kemerdekaan”.  Kata-kata Presiden Ho Chi Minh yang bergema di Lapangan Ba Dinh yang bersejarah pada 73 tahun lalu untuk selama-lamanya terukir secara mendalam dalam hati dan benak setiap warga Viet Nam, karena dari saat itu, rakyat Viet Nam telah berhasil menyedari nilai menjadi manusianya, dari terikat oleh rantai perbudakan, sekarang ini telah menjadi warga negara dari bangsa yang merdeka dan bebas.