Indikasi yang menyedihkan dalam memecahkan masalah migran
22/11/2018 10:30
(VOVWORLD) - Belakang ini, beberapa negara terus-menerus menyatakan akan menolak Traktat Global Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang masalah migran dan juga akan tidak menghadiri Konferensi PBB tentang pemungutan suara untuk mengesahkan naskah ini pada pertengahan bulan Desember mendatang di Maroko. Penolakan naskah (yang pernah mendapat persejutuan dari negara-negara) pada Juli /2018 seperti segayung air dingin yang diguyurkan pada upaya-upaya organisasi multilateral yang paling besar di dunia ini dalam memecahkan masalah migran. Hal ini juga menunjukkan kerumitan dan kesulitan dalam memecahkan masalah migran di seluruh dunia.

Kaum migran. (Foto: vnplus) Negara yang paling akhir yang masuk ke dalam daftar negara-negara yang menolak Traktat Global PBB tentang masalah migran yalah Australia. Sebelumnya, Amerika Serikat (AS), Hungaria, Austria, Republik Czech, Polandia dan Israel telah mengumumkan keputusan serupa. Traktat Global PBB tentang masalah migran menetapkan 23 target untuk menjamin aktivitas-aktivitas migrasi ilegal; menegaskan kembali dan melindungi secara lengkap hak kaum pengungsi dan migran. Diskriminasi terhadap kaum migran akan dicegah, sementara itu, kaum perempuan dan anak-anak akan mendapat perlindungan istimewa.
Related








