VOV WorldVOV World
Inggris mengusahakan permufakatan-permufakatan dagang pasca Brexit
12/09/2019 08:22
(VOVWORLD) - Tanpa memperdulikan kerumitan dan perselisihan dalam internal tentang keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit) dengan ada atau tidak ada permufakatan, London tetap diam-diam memperhebat perundingan tentang permufakatan-permufakatan dagang dengan banyak negara untuk membela kepentingan ekonominya. Hingga kini, proses ini mencapai hasil-hasil yang menggembirakan sehingga membuat Perdana Menteri (PM) Inggris, Boris Johnson percaya bahwa Inggris akan meninggalkan Uni Eropa secara tepat waktu tanpa memperdulikan syarat-syarat perpisahan setelah lebih dari 40 tahun tinggal dalam rumah bersama.
Inggris mengusahakan permufakatan-permufakatan dagang pasca Brexit
Enam pekan sebelum  secara prinsipil  akan berpisah dengan Uni Eropa, Inggris telah menandatangani kira-kira 13 permufakatan dagang dan sedang melakukan perundingan dengan lebih dari 30 perekonomian lain, permufakatan yang terkini ialah dengan Perserkutuan Tarif  Benua Afrika bagian Selatan. Akan tetapi, semua naskah ini hanya menjadi efektif  pasca Brexit.