Irak menghadapi bahaya kembalinya kekerasan.
22/12/2011 12:13
Pada tanggal 19 Desember, wakil Presiden Irak Tatriq Al-Hashemi, pejabat tertinggi orang Islam sekte Sunni dalam aparat negara telah menjadi buron dengan tuduhan-tuduhan yang bersangkutan dengan kasus-kasus teror yang menyasar pada pejabat pemerintah dan keamanan. Gerak gerik ini menandai eskalasi ketegangan faksional mendadak dan menimbulkan kekhawatiran akan satu perebutan kekuasaan besar di Irak, setelah pasukan keamanan Amerika Serikat sama sekali menarik pasukannya.

Pada tanggal 19 Desember, wakil Presiden Irak Tatriq Al-Hashemi, pejabat tertinggi orang Islam sekte Sunni dalam aparat negara telah menjadi buron dengan tuduhan-tuduhan yang bersangkutan dengan kasus-kasus teror yang menyasar pada pejabat pemerintah dan keamanan. Gerak gerik ini menandai eskalasi ketegangan faksional mendadak dan menimbulkan kekhawatiran akan satu perebutan kekuasaan besar di Irak, setelah pasukan keamanan Amerika Serikat sama sekali menarik pasukannya.
Related








