VOV WorldVOV World
Iran menyalahi permufakatan nuklir, pintu perundingan semakin sempit
09/07/2019 10:30
(VOVWORLD) - Sebagai kelanjutan ketetangan-ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran pada waktu belakangan ini, Teheran baru saja menyatakan bahwa batas waktu menunggu sudah habis dan dari hari Senin (8 Juli), negara ini mulai memperkuat pengayaan uranium di atas batas sebesar 3,67% menurut permufakatan yang ditandatangani pada tahun 2015. Hal ini berarti setelah sangat banyak upaya keras untuk mencapai permufakatan nuklir ini, semua pihak sedang kembali ke garis bertolak permulaan, bahkan lebih buruk. Hingga sekarang ini, baik AS maupun Iran semuanya memanifestasikan pandangan yang keras dan belum ada pihak manapun yang menunjukkan indikasi memberikan konsesi.
Iran menyalahi permufakatan nuklir, pintu perundingan semakin sempit
Dalam perkembangan terkini, Deputi Menteri Luar Negeri Iran menyatakan bahwa pengayaan uranium telah dimulai pada Senin (8 Juli), bersamaan itu, Teheran memberikan batas waktu 60 hari kepada negara-negara peserta permufakatan ini untuk memecahkan tuntutan-tuntutan Iran tentang permufakatan ini. Dalam waktu itu, Iran akan tetap meneruskan rencananya. Waktu semakin lama, maka Iran akan semakin mengayakan uranium di tingkat-tingkat yang lebih tinggi.