Ketegangan dagang AS-Tiongkok belum ada akhirnya
19/06/2018 10:31
(VOVWORLD) - Dalam satu gerak-gerik untuk meningkatkan tekanan terhadap Tiongkok, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, pada Senin (18 Juni), terus mengumumkan rencana-rencana mengenakan tatif 10% terhadap t barang dagangan senilai 200 miliar USD yang diimpor dari Tinongkok untuk membalas peningkatan tarif terhadap barang dagangan AS yang dilakukan oleh Tiongkok. Perkembangan baru ini menunjukkan bahwa ketegangan dagang antara dua perekonomian yang terbesar di dunia ini tidak mudah diatasi walaupun sebelumnya pimpinan dua negara telah bernapas lega karena berhasil menghindari perang dagang.
Presiden Tiongkok, Xi Jinping dan Presiden AS, Donald Trump (Foto: AFP) Dalam pernyataannya pada Selasa (19 Juni) menurut WIB, Presiden AS, Donald Trump menegaskan harus melakukan tindakan lanjutan untuk memacu Tiongkok mengubah ketentuan-ketentuan yang tidak adil, membuka pasar bagi barang dagangan AS dan menerima satu hubungan dagang yang lebih setara dengan AS. Presiden Donald Trump memberitahukan bahwa dia telah memerintahkan Wakil Perdagangan AS supaya menetapkan komoditas-komoditas Tiongkok yang harus dikenai tarif baru. Menurut dia, ini merupakan tindakan balasan terhadap peningkatan tarif dari barang dagangan AS senilai 50 miliar USD yang dilakukan oleh Tiongkok.
Related








