VOV WorldVOV World
Krisis Venezuela perlu ditangani di atas dasar dialog damai
14/02/2019 10:26
(VOVWORLD) - Kemacetan politik di Venezuela sedang semakin meningkat ketika pemimpin faksi oposisi, Juan Guaido, orang yang menamakan diri sebagai “Presiden sementara Venezuela" dan Presiden infungsi, Nicolas Maduro masih belum bisa melakukan satu dialog untuk mengusahakan solusi. Sementara itu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sedang berupaya mendorong dan menyerukan kerjasama internasional untuk mencegah satu krisis kemanusiaan di negeri ini.
Krisis Venezuela perlu ditangani di atas dasar dialog damai
Presiden infungsi, Nicolas Maduro. (Foto: VTV.vn) Dalam satu perkembangan terkini, Amerika Serikat (AS) pada Senin (11 Februari) telah mengajukan satu rancangan Resolusi mengenai Venezuela  ke Dewan Keamanan PBB (DK PBB) untuk menyerukan bantuan internasional dan mengadakan pemilihan presiden (pilpres) di Venezuela. Untuk menanggapi, Moskow terlah mengeluarkan satu resolusi alternatif, menyatakan kecemasan terhadap keutuhan wilayah dan kemerdekaan politik  Venezuela. Sementara itu, Presiden Nicolas Maduro sedang melakukan satu latihan militer besar-besaran yang belum pernah ada selama 200 tahun ini untuk menyampaikan satu pesan bahwa Karacas siaga memberikan balasan terhadap segala tindakan intervensi militer dari luar. Gerak-gerik ini juga dianggap sebagai reaksi Nicolas Maduro terhadap informasi bahwa AS bisa  mengirimkan 5.000 serdadu ke perbatasan Kolombia, negara yang mempunyai garis perbatasan dengan  Venezuela.