Langkah petualangan yang dilakukan oleh AS
19/04/2019 10:31
(VOVWORLD) - Washington pada Rabu (17 April), menyatakan mengakhiri penghentian bab 3 Undang-Undang Helms-Burton, menurut itu, para warga negara Amerika Serikat (AS) yang berkewarga-negaraan Kuba dan badan-badan usaha AS bisa menggugat badan-badan usaha asing yang melakukan aktivitas berdasarkan pada bagian harta benda yang dinasionalisasi dalam revolusi di Kuba pada tahun 1959. Ini merupakan langkah petualangan yang dilakukan oleh AS untuk menimbulkan tekanan terhadap Kuba tentang masalah Venezuela, akan tetapi, hal itu akan menimbulkan bahaya sengketa baru antara AS dan Uni Eropa, bersamaan itu membuat banyak perusahaan AS, Kanada dan Eropa terjerumus ke dalam gugatan.

Ilustrasi (Foto: internet) Menurut keputusan Washington, pengadilan AS akan menerima gugatan-gugatan terhadap perusahaan-perusahaan asing yang sedang melakukan usaha dengan Kuba. Sebelumnya, pada bulan Januari 2019, Presiden AS, Donald Trump pernah mengancam akan menghidupkan kembali Undang-Undang Helms-Burton yang diberlakukan pada tahun 1996 sehingga membolehkan warga AS bisa menggugat hampir semua perusahaan yang melakukan aktivitas bisnis di berbagai hotel dan pabrik produksi rokok, basis produksi minuman keras dan banyak harta benda lainnya yang dinasionalisasi oleh Pemerintah Kuba pada tahun 1959. Undang-Undang tersebut bahkan juga membolehkan orang-orang Kuba yang telah menjadi warga AS bisa mengajukan gugatan kalau harta benda mereka disita. Selama 23 tahun ini, undang-undang ini selalu ditunda pelaksanaannya karena merasa khawatir bahwa hal ini akan menimbulkan kekisruhan dalam sistim pengadilan AS serta mengawali sengketa dagang dengan para sekutu.
Related








