VOV WorldVOV World
Masa bakti baru yang tidak mudah bagi Tuan Rumah Istana Kremlin
06/03/2012 08:18
Tepat sesuai dengan prakiraan, Perdana Menteri (PM) infungsi Federasi Rusia Vladimir Putin telah mencapai kemenangan yang meyakinkan sudah pada putaran pemungutan suara pertama dalam pemilihan Presiden yang diselenggarakan pada tanggal 4 Maret lalu, membantu dia kembali pada kursi Tuan Rumah Istana Kremlin setelah 4 tahun memegang jabatan sebagai Perdana Menteri Federasi Rusia...
Masa bakti baru yang tidak mudah bagi Tuan Rumah Istana Kremlin
Tepat sesuai dengan  prakiraan, Perdana Menteri (PM)  infungsi Federasi Rusia Vladimir Putin telah mencapai kemenangan yang meyakinkan sudah pada putaran pemungutan suara pertama dalam pemilihan Presiden yang diselenggarakan pada tanggal 4 Maret lalu, membantu dia kembali pada kursi  Tuan Rumah Istana Kremlin setelah 4 tahun  memegang jabatan sebagai Perdana Menteri Federasi Rusia, kemenangan dari Vladimir Putin memperlihatkan prestise tinggi dari para pemilih terhadap garis politik yang sedang dia jalankan untuk mengembangkan Tanah Air Rusia. Akan tetapi, kalangan Analis juga memprakirakan bahwa masa bakti Presiden dari Putin tidak mudah. Hasil Pemilihan Presiden yang dinilai oleh kalangan pengamat internasional  sebagai yang jujur, demokratis dan bebas ini  telah memanifestasikan harapan rakyat Rusia tentang satu negara yang stabil, berkembang dan semakin menegaskan posisinya di gelanggang internasional. Mayoritas pemilih mendukung Vladimir Putin kembali ke Istana Kremlin karena banyak faktor, diantaranya yang patut diperhatikan yalah dalam dua masa bakti  Vladimir Putin memikul jabatan sebagai Presiden dari tahun 2000 sampai tahun 2008 dan selanjutnya yalah satu masa bakti 4 tahun sebagai Perdana Menteri, Rusia telah selalu mempertahankan perkembangan, sedangkan banyak negara Barat harus bergotong royong dalam pusaran resesi ekonomi.  Federasi Rusia tidak  hanya menegaskan  kepercayaan diri di gelanggang internasional, melainkan juga bisa memulihkan  ketertiban sosial  pasca  kekacauan yang berjangka panjang sejak tahun-tahun 90-an abad yang lalu. GDP dari kira-kira 250 juta USD, sekarang telah meningkat mencapai 1,5 triliun USD. Di bidang hubungan luar negeri, Vladimir Putin juga terkemuka sebagai seorang politikus yang mempunyai pendirian yang mantap dan  lincah dalam semua perundingan- perundingan bilateral dan multilateral.