Masalah migran terus memecah-belah Eropa”
21/06/2018 10:30
(VOVWORLD) - Untuk mempersiapkan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Uni Eropa yang akan diadakan dari 28-29 Juni ini, negara-negara Eropa sedang berupaya keras untuk mengusahakan kebulatan pendapat tentang masalah-masalah yang salah satu di antaranya ialah masalah migran. Namun, tampaknya masalah migran sedang menjadi panas kembali dan terus menimbulkan perpecahan dalam Uni Eropa, khususnya setelah Italia dan Malta menolak kapal pertolongan yang membawa 600 orang migran berlabuh di pelabuhan.
Masalah migran terus memecah-belah Eropa” (Foto :AFP/VNA) Masalah migran selama ini telah diam-diam memecah-belah internal Uni Eropa. Ini juga merupakan salah satu di antara alasan-alasan yang mendorong Inggeris meninggalkan Uni Eropa, dengan akibat-akibat tentang politik dan ekonomi yang mendalam. Ketika krisis migran meledak, Eropa tampaknya tetap belum bisa sampai ke kesepakatan dalam memecahkan tantangan ini. Dan pada saat Uni Eropa tetap belum mencapai satu solusi paling optimal, maka setiap hari tetap ada ratusan orang dari Libia, Suriah dan lain-lain, tanpa memperdulikan bahaya, menerobos Laut Tengah masuk ke Uni Eropa.
Related








