Memperkokoh hubungan persekutuan istimewa AS-Inggris: Hal yang tidak mudah
04/06/2019 10:30
(VOVWORLD) - Presiden Amerika Serika (AS) dan istrinya, Melania Trump sedang melakukan kunjungan resmi di Inggris selama tiga hari (3-5 Juni) atas undangan Ratu Elizabeth II. Walaupun pejabat dua pihak menegaskan bahwa kunjungan ini bermaksud menegaskan kembali hubungan yang konsekuen dan istimewa antara AS dan Inggris, tetapi opini umum menyatakan bahwa target ini tidak mudah karena hubungan persekutuan yang akrab antara dua negara sedang mengalami banyak topan prahara sejak Donald Trump menjadi Boss Gedung Putih.

Presiden AS, Donald Trump dan Istrinya, Melania Trump (Ilustrasi) (Foto: VNA) Jadwal kunjungan Presiden AS di Inggris penuh padat dengan protokol-protokol diplomatik. Yaitu jamuan khusus dengan Ratu Inggris, Elizabeth, jamuan teh dengan Pangeran Kawasan Wales dan Adipati Kawasan Cornwall dan menghadiri resepsi di Istana Buckingham. Presiden AS dan istrinya juga menghadiri satu upacara di Kota Portsmouth untuk menandai peringatan ulang tahun ke-75 pendaratan Pasukan Sekutu dari Inggris ke Eropa untuk melawan kaum Fasis Jerman pada Perang Dunia II. Sehubungan dengan ini, Presiden AS, Donald Trump akan menemui Perdana Menteri (PM) Inggris, Theresa May, orang yang akan meletakkan jabatan pada tanggal 7 Juni ini.
Related








