VOV WorldVOV World
Mengurangi dampak dari perubahan iklim untuk meningkatkan HAM
11/09/2019 10:53
(VOVWORLD) - Salah satu isi dalam Persidangan ke-42 Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (Dewan HAM PBB) yang sedang berlangsung di Jenewa, Swiss, dari 10 sampai 27/9 ini ialah berfokus pada masalah perubahan iklim. Sebagai negara yang terdampak berat oleh perubahan iklim, Vietnam telah melakukan banyak haluan, kebijakan dan pekerjaan – pekerjaan nyata untuk mengurangi dampak dari perubahan iklim dan meningkatkan hak asasi manusia.
Mengurangi dampak dari perubahan iklim untuk meningkatkan HAM
Persidangan ke-42 Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (Foto: VNA)  Vietnam berada dalam daftar 10 negara yang terpengaruh secara paling serius oleh perubahan iklim dalam waktu 20 tahun ini karena taupan, banjir dan tanah longsor. Daerah dataran rendah sungai Mekong, wilayah Vietnam merupakan salah satu di antara 3 daerah dataran rendah di dunia yang paling rentan karena kenaikan permukaan air laut. Dampak perubahan iklim terhadap Vietnam sangat serius, merupakan bahaya potensial terhadap target mengentas dari kelaparan dan kemiskinan, target milenium dan perkembangan yang berkesinambungan. Perubahan iklim di Vietnam juga mengancam secara serius ketahanan pangan dan perkembangan pertanian. Dengan dampak dari perubahan iklim, hanya dalam waktu 10 tahun ini, bermacam jenis bencana alam seperti: taupan, banjir, tanah longsor dan sebagainya telah menimbulkan kerugian yang berarti, menimbulkan kematian dan situasi orang hilang lebih dari 9.500 orang, kerugian tentang harta benda diprakirakan mencapai 1,5% GDP per tahun.