Menjamin keselamatan informasi di ruang siber merupakan pekerjaan yang perlu dilakukan oleh semua negara
28/11/2019 10:30
(VOVWORLD) - Pada zaman teknologi berkembang laksana topan prahara seperti dewasa ini, kebutuhan mendekati dan berbagi informasi di ruang siber merupakan keniscayaan. Tetapi juga karena itu, serangan-serangan yang dilakukan oleh kaum kriminalitas siber juga semakin rumit, canggih dan menciptakan tantangan-tantangan yang tidak kecil terhadap pekerjaan menjamin keselamatan informasi siber.

Seperti halnya dengan banyak negara berdaulat yang lain, Viet Nam telah melaksanakan Undang-Undang tentang Keamanan Siber untuk menjamin keselamatan informasi di ruang siber, menjamin keamanan nasional, membangun dan mengembangkan tanah air. Undang-Undang tentang Keamanan Siber diesahkan pada Persidangan ke-5 Majelis Nasional Vietnam, angkatan XIV dengan persentase dukungan yangtingg (86,86%) (Foto: VNA) Ruang siber Viet Nam selalu digunakan oleh kekuatan-kekuatan reaksioner, permusuhan dan kriminalitas siber untuk melakukan aktivitas-aktivitas melanggar keamanan nasional, ketertiban dan keselamatan sosial. Yang paling berbahaya ialah berbagai jenis kriminalitas yang mempropagandakan, menghasut huru hara, menyabot masyarakat, melaksanakan “Revolusi berwarna”, “Revolusi jalanan” dan sebagainya untuk mengubah institusi politik. Situasi berita palsu dan berita beracun juga dimuat secara luas di ruang siber, mempengaruhi kedaulatan, kepentingan, keamanan dan merugikan hak, kepentingan semua organisasi dan perseorangan di dalam negeri. Menurut statistik dari Kementerian Keamanan Publik Viet Nam, sedang ada kira-kira 2.500 website reaksioner yang menempatkan pesawat induknya di luar negeri untuk melakukan propaganda menyabot Partai Komunis dan Negara Viet Nam.
Related







