VOV WorldVOV World
Mesir terperangkap ke dalam pusaran instabilitas baru
04/07/2013 10:30
(VOVworld)- Tepat tiga hari setelah upacara peringatan satu tahun berkuasa, (Presiden Mesir Mohamed Morsi, Presiden sipil yang pertama di negara Islam Afrika Utara telah digulingkan oleh tentara negara-nya. Situasi ini terjadi cukup mendadak karena perkembangan-nya cepat, bersamaan itu ada banyak kemungkinan memojokkan negara Afrika Utara ini ke perang saudara dan bentrokan faksional.
(VOVworld) - Tepat tiga hari setelah upacara peringatan satu tahun berkuasa,  ( Presiden Mesir Mohamed Morsi, Presiden sipil yang pertama di negara Islam Afrika Utara telah digulingkan oleh tentara negara-nya. Situasi ini terjadi cukup mendadak karena perkembangan-nya cepat, bersamaan itu ada banyak kemungkinan memojokkan negara Afrika Utara ini ke perang saudara dan bentrokan faksional.  Pada saat para analis sedang memperkirakan skenario - skenario  krisis politik di Mesir, maka pada Rabu (3 Juli),  Panglima Angkatan Bersenjata Mesir Abdel Fattah al-Sisi telah mengeluarkan pernyataan menghentikan berlakunya Undang-Undang Dasar dan mengangkat Ketua Mahkamah Konstitusi Agung, Adli Mansour menjadi pemimpin sementara negara ini. Dia akan dilantik menjadi Presiden sementara pada Kamis (4 Juli). Jendral al-Sisi juga berseru menyelenggarakan pemilu Presiden dan Parlemen lebih awal, membentuk satu Komite Amandemen Undang-Undang Dasar dan Komite Kerujukan Nasional. Menurut al-Sisi, satu pemerintah yang kuat dan cukup kemampuan bisa dibentuk dengan martabat yang penuh.