Perjanjian Perdagangan Bebas: Peluang perkembangan bagi “benua hitam“
05/04/2019 10:30
(VOVWORLD) - Perjanjian Zona Perdagangan Bebas Afrika (AfCFTA), pada tanggal 2 April telah diratifikasi oleh Parlemen Gambia, meningkatkan jumlah anggota yang meratifikasi perjanjian ini bertambah menjadi 22, angka minimal agar AfCFTA menjadi efektif. Dengan demikian, Perjanjian AfCFTA akan berlaku setelah 30 hari sejak waktu Uni Afrika (AU) menerima seluruh dokumen ratifikasi dari 22 negara ini. AfCFTA diharapkan akan menciptakan satu zona perdagangan bebas yang terbesar di benua hitam itu, membuka peluang perkembangan bagi benua ini pada masa depan.

Perjanjian AfCFTA diharapkan membantu Afrika mengentas dari kelaparan dan kemiskinan (Foto: hanoimoi.com.vn) Ketika sudah berlaku, perjanjian ini menghapuskan tarif terhadap 90% barang dagangan, menciptakan satu pasar bersama Afrika dengan lebih dari satu miliar konsumen dan total GDP sebesar lebih dari 3 triliun USD, mengubah Afrika menjadi zona perdagangan yang terbesar di dunia.
Related








