VOV WorldVOV World
Rusia dan Kuba mendorong hubungan antara dua sekutu strategis
29/10/2019 10:57
(VOVWORLD) - Dalam kunjungannya di Rusia dari 27-30 Oktober, pada Selasa (29 Oktober), di Moskow, Presiden Kuba, Miguel Diaz Canel melakukan pembicaraan dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin. Ini merupakan perlawatan kedua yang dilakukan oleh pemimpin Kuba di Rusia selama belum sampai setahun ini dan juga merupakan kunjungan bilateral kedua pada bulan Oktober ini yang dilakukan oleh pimpinan senior dua negara. Sebelumnya, pada awal bulan ini, Perdana Menteri (PM) Rusia, Dmitry Medvedev melakukan kunjungan resmi di Kuba dan menandatangani banyak permufakatan penting. Gerak-gerik tersebut menunjukkan bahwa Rusia dan Kuba sedang sangat berupaya memperkuat kerjasama pada latar belakang kedua negara bersama-sama menderita banyak tekanan dari Amerika Serikat (AS).
Rusia dan Kuba mendorong hubungan antara dua sekutu strategis
Presiden Kuba, Miguel Diaz Canel  (Foto: debate)  Walaupun jauh di segi geografi, tetapi Kuba dan Rusia merupakan sekutu-sekutu akrab sejak masa Perang Dingin. Dua pihak selalu mempertahankan hubungan yang erat di banyak bidang, meliputi dialog politik tentang masalah-masalah internasional. Dalam kunjungannya di Rusia pada bulan November tahun 2018, Presiden Kuba, Miguel Diaz Canel dan Presiden Rusia, Vladimir Putin bersama-sama menegaskan bahwa hubungan antara Rusia dan Kuba bersifat sekutu dan strategis. Dan sekarang ini, Rusia dan Kuba sedang menderita tekanan dari AS sehingga membuat kedua negara ini semakin saling mendekat.