Satu laporan yang kurang objektif, memberikan penilaian yang salah terhadap prestasi yang dicapai Vietnam dalam perjuangan memberantas perdagangan manusia
24/07/2019 10:30
(VOVWORLD) - Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (Kemlu AS) baru-baru ini mengumumkan Laporan tahunan tentang situasi perdagangan manusia di dunia pada tahun 2018, di antaranya sudah memasukkan Vietnam ke dalam kelompok negara-negara yang perlu dipantau tentang perdagangan manusia.

Laporan ini juga mempunyai cara pandang yang kurang obyektif, memberikan penilaian yang salah, sehingga mengakibatkan salah paham dan menciptakan peluang bagi kekuatan-kekuatan permusuhan untuk memutarbalikkan situasi di Vietnam, khususnya telah mengingkari upaya-upaya perjuangan Vietnam dalam memberantas perdagangan manusia selama bertahun-tahun ini. Pasukan tentara perbatasan Vietnam menangkap seorang pelaku dalam satu kasus perdagangan manusia (Foto: VOV) Laporan dari Kemlu AS menganggap: “Pemerintah Vietnam menetapkan jumlah korban yang lebih sedikit secara berarti terbanding dengan tahun 2016 dan pihak otoritas tidak terus memecahkan perkara-perkara pidana yang sedang berada dalam proses pemecahan karena kekurangan naskah-naskah bimbingan dalam melaksanakan ketentuan-ketentuan (amendemen) dari Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Laporan ini menilai bahwa upaya-upaya Vietnam untuk memberantas perdagangan manusia masih belum berhasil-guna karena kurang mekanisme koordinasi antar-instansi dan ada fenomena “pejabat tingkat kecamatan dan desa bersekongkol dalam kasus-kasus perdagangan manusia”.
Related








