VOV WorldVOV World
Jalan Warisan Nam Thang Long Bangunan Kenangan Kota Hanoi
09/12/2025 11:12
(VOVWORLD) - Dari ladang-ladang bunga cemerlang empat musim di Kecamatan Phuc Tho, hingga karya-karya pernis yang indah di Desa Ha Thai, serta rumah-rumah kuno dan kerajinan penjahitan jas tradisional Desa Phuc Am, Jalan Warisan Nam Thang Long (nama Kota Hanoi lama bagian Selatan) membangkitkan kembali nilai-nilai budaya dan kerajinan tradisional Kota Hanoi.
Jalan Warisan Nam Thang Long Bangunan Kenangan Kota Hanoi
Perjalanan ini tidak hanya menghubungkan ruang-ruang warisan di wilayah pinggiran kota dengan pusat ibu kota, tetapi juga membuka arah baru bagi pariwisata berkelanjutan, di mana kenangan masa lalu dan masa kini berjalan beriringan dalam hembusan zaman.   Kuil Noi Binh Da  di Kecamatan Binh Minh, Hanoi. (Foto: Do Tuoi/Berita VTC) Hanoi merupakan kota yang kaya akan budaya, sejarah, sistem warisan, dan desa-desa kerajinan unik yang tersebar merata baik di pusat kota maupun di wilayah pinggiran kota. Di antaranya, kawasan pinggiran kota memiliki banyak potensi yang menguntungkan bagi pengembangan pariwisata, terutama wisata desa kerajinan dan wisata spiritual... Jalan Warisan Nam Thang Long membuka perjalanan yang menghubungkan semua kecamatan seperti Dai Thanh, Hong Van, Ngoc Hoi, dan Chuyen My... yang menghimpun sistem rumah ibadah tradisional, pagoda, kuil, situs peninggalan sejarah, beserta desa-desa kerajinan berusia ratusan tahun yang terus dilestarikan dari generasi ke generasi.  Tempat persinggahan pertama dalam perjalanan ini adalah situs peninggalan sejarah Balai Desa dan Kuil Noi Binh Da, yang terletak di Kecamatan Binh Minh. Tempat ini memuja Lac Long Quan Cikal Bakal Bangsa Vietnam, yang berkaitan dengan legenda “Naga dan Anak-Anak Peri”. Balai desa ini juga menyimpan relief-relief bernilai seni tinggi dan kepercayaan kuno yang unik dan telah diakui sebagai Harta Nasional sejak tahun 2015. Setiap tahun, pada bulan ketiga (kalender Imlek), masyarakat dari berbagai daerah berduyun-duyun datang menghadiri Festival Binh Da. Festival ini diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda Nasional pertama Kota Hanoi pada tahun 2014. Nguyen Chinh Trinh, Kepala Balai Desa Noi Binh Da, mengatakan:  “Pada bulan ketiga saban tahun, banyak wisatawan dari berbagai daerah datang untuk mempersembahkan dupa kepada Cikal Bakal Bangsa. Para pengunjung dari kota maupun dari desa-desa juga datang ke sini untuk bersembahyang, menyatakan rasa hormat dan ketulusan mereka kepada Cikal Bakal Bangsa”. Desa kerajinan dupa Quang Phu Cau terbentuk lebih dari 100 tahun yang lalu. (Foto: Minh Duc/VTC News) Meninggalkan Binh Da, perjalanan berlanjut menuju desa kerajinan dupa Quang Phu Cau, yang telah didirikan pada lebih dari 100 tahun lalu. Memasuki desa, aroma lembut samar dari kayu manis, buah “bồ kết” (gleditsia), dan kayu putih menghadirkan rasa hangat dan menenangkan bagi para pengunjung. Di tempat pengeringan, tumpukan dupa berwarna merah cerah tersusun rapi, menciptakan suasana yang sederhana sekaligus memikat. Masyarakat setempat terus memperbarui kampung halaman mereka  melalui pengembangan wisata berbasis pengalaman, yang kini semakin menarik wisatawan domestik maupun mancanegara. Nguyen Dinh Dam, Direktur Koperasi Layanan Pariwisata Desa Kerajinan Dupa Quang Phu Cau, mengatakan:  “Layanan pariwisata disini berasal dari kerajinan dupa di Quang Phu Cau. Kami berinisiatif menyusun batang-batang  dupa membentuk peta Vietnam atau berbagai bentuk lainnya, sehingga dapat mempromosikan citra kampung halaman kami kepada sahabat internasional”.
TAG
VOV/VOVworld/Jalan Warisan Nam Thang Long/Kota Hanoi/Desa Kerajinan Dupa Quang Phu Cau