Mengunjungi Sa Pa, Provinsi Lao Cai untuk Menikmati Wisata Berbasis Masyarakat
05/04/2024 10:36
(VOVWORLD) - Sebagai salah satu di antara 10 destinasi wisata yang paling menarik di Asia Tenggara dan salah satu di antara 50 destinasi yang terindah di Asia, Zona wisata nasional Sa Pa (Provinsi Lao Cai) menyerap kedatangan wisatawan karena kemegahan alamnya, cuacanya yang jernih. Khususnya, ciri-ciri budaya dari etnis-etnis berbaur dan berkaitan dengan aktivitas-aktivitas wisata komunitas yang sudah dan sedang menjadi aksentuasi pariwisata di tempat ini.
Datang ke Sa Pa, wisatawan berpeluang mengalami ciri-ciri budaya khas dari warga etnis setempat. (Foto: VOV) Menyambut tamu dalam pakaian tradisional yang berwarna-warni dari warga etnis minoritas Dao Merah, Ketua Koperasi Wisata berbasis masyarakat Ta Phin – Sa Pa, Saudari Ly Ta May, mengatakan bahwa dengan partisipasi dari 38 keluarga dalam aktivitas bisnis wisata berbasis masyarakat, banyak usaha homestay milik keluarga-keluarga telah diperbaiki tetapi tetap menjaga ciri-ciri khas dari kebudayaan etnis Dao, dari rumah tradisional, jalan batu, kamar mandi, sampai selimut yang dibuat dari kain ikat, dan sebagainya. Khususnya masakan-masakan khas dan obat-obatan herbal lokal untuk mandi yang sangat digemari oleh wisatawan: “Koperasi wisata berbasis masyarakat juga menetapkan pedoman ialah mengkonservasikan, mempertahankan dan mengembangkan kebudayaan tradisional dari warga etnis Dao. Kami ingin agar wisatawan bisa merasakan dan mengalami pengalaman kebudayaan yang paling nyata dari etnis Dao ketika datang ke sini”. Koperasi Ta Phin Xanh, dengan zona ekologi Kebun Batu (Vườn Đá) yang diakui sebagai produk hasilan Program setiap kecamatan satu produk (OCOP) berbintang 4 dalam hal wisata dan layanan yang pertama dari Provinsi Lao Cai dan pola ekowisata yang dikombinasikan dengan pengalaman pertanian hijau, sedang menyerap kedatangan wisatawan. Kalau datang ke sana, wisatawan akan berbaur dalam ruang budaya dari warga etnis-etnis, dengan tarian-tarian, lagu-lagu rakyat dari warga etnis Dao, mengalami sehari sebagai petani di sawah dan huma bersama dengan warga lokal. Tran Chi Thanh, Ketua Koperasi Tay Phin Xanh mengatakan: “Di samping keindahan alam, ciri-ciri budaya khas dari etnis-etnis di sini justru adalah hal yang menyerap perhatian wisatawan. Kami sedang berencana membuka satu ruang pameran. Jika wisatawan tidak punya banyak waktu untuk mencari tahu secara lebih mendalam tentang kebudayaan warga di sini, melalui benda-benda yang dipajang di pameran seperti: pakaian, perkakas kerja beserta perkenalan yang diberikan pemandu wisata di tempat, maka wisatawan akan lebih mengetahui kebudayaan warga di sini”. Aktivitas-aktivitas wisata berbasis masyarakat dengan harga yang menjangkau, kualitasnya semakin baik sehingga jumlah kedatangan wisatawan ke Tay Phin Xanh mencapai sekitar 20.000-30.000 orang per tahun. Ibu
Related


.jpg)



