VOV WorldVOV World
Ma Grợ, Hari Raya untuk Memohon Keberuntungan dan Berkah dari Masyarakat Etnis Khơ Mú
11/03/2026 04:00
(VOVWORLD) -Dalam kehidupan spiritual dan budayanya, masyarakat etnis Khơ Mú memiliki banyak ritual yang terkait dengan kehidupan dan produksi pertanian, yang jelas mencerminkan identitas etnisnya. Di antara ritual-ritual tersebut, terdapat Upacara Memohon Keberuntungan dan Berkah yang bernama Ma Grợ. Ini adalah hari raya terbesar dalam setahun bagi warga etnis Khơ Mú.
Ma Grợ, Hari Raya untuk Memohon Keberuntungan dan Berkah dari Masyarakat Etnis Khơ Mú
Sajian persembahan lelulur (Foto : VOV) Setiap keluarga etnis Khơ Mú melakukan upacara pemujaan leluhur untuk meminta izin menabur benih dan berdoa demi panen yang melimpah. Hari yang dipilih untuk mengadakan Ma Gro adalah hari baik pada bulan setelah panen berakhir (sekitar bulan kesebelas dan keduabelas menurut kalender imlek), dengan menghindari hari peringatan kematian orang tua. Pada kesempatan ini, anak-anak dan cucu-cucu mempersembahkan sajian ke altar leluhur, mengundang kakek-nenek mereka pulang untuk merayakan Tahun Baru Imlek bersama keluarga, sebagai bentuk bakti dan rasa syukur kepada orang tuanya. Me Duy Chinh, seorang anggota etnis minoritas Khơ Mú dari desa Than, komune Yen Chau, provinsi Son La, mengatakan: “ Upacara Ma Grợ dari masyarakat etnis Khơ Mú sudah ada sejak berdirinya dusun dan dukuh ini dan diadakan setahun sekali. Ini adalah ritual untuk melaporkan pencapaian, mempersembahkan kepada leluhur hasil kerja dan produksi selama setahun. Mereka  berdoa memohon berkah leluhur untuk kesehatan semua anggota keluarga; untuk mengusir semua kemalangan, penyakit, dan kesulitan pada tahun yang lama; dan untuk menyambut tahun baru dengan banyak hal baik, panen yang melimpah, bisnis yang makmur, dan keluarga yang cukup pangan dan bahagia .” Dusun melakukan ritual persembahan (Foto :VOV) Upacara memohon keberuntungan dan berkah dari masyarakat Khơ Mú diadakan di dalam setiap keluarga, dengan partisipasi kerabat dekat dan jauh, serta penduduk desa. Namun, hanya keluarga tanpa orang tua yang melakukan upacara tersebut. Bagi keluarga dengan banyak anak laki-laki, tanggung jawab penyelenggaraan ada pada semua anak laki-laki ketika orang tua mereka meninggal dunia. Persembahan berupa sayuran dan buah-buahan umum yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, disiapkan secara sederhana tetapi dengan makna simbolis yang mendalam. Me Duy Chinh menambahkan:  “ Menurut adat istiadat masyarakat Khơ Mú, nampan persembahan meliputi talas, ulat bambu, jangkrik, salad, daging asap, ayam, sup ikan, ayam rebus... dahulu Karena
TAG
VOV/VOVworld/Khơ Mú/etnis/tahun baru imlek/memohon keberuntungan