VOV WorldVOV World
Upacara Tu Cai dari warga etnis minoritas Dao Dau Bang
28/08/2018 10:30
(VOVWORLD) - Di Vietnam ada banyak cabang warga etnis Dao dan setiap cabangnya mempunyai satu sistem ritual sendiri yang khas. Orang Dao Dau Bang di Kecamatan Ho Thau, Kabupaten Tam Duong, provinsi Lai Chau (Vietnam Utara) tidak mempunyai upacara "Cap sac" (artinya upacara pengakuran naik dewasa untuk seorang lelaki) seperti orang Dao Merah, tetapi mereka mempunyai upacara "Tu Cai" merupakan upacara melaporkan kepada dewa dan nenek moyang tentang pekerjaan memberi nama baru untuk anak laki-laki yang sudah dewasa). Upacara Tu Cai dari orang Dao Dau Bang adalah wajib dalam kehidupan seorang laki-laki. Orang Dao Dau Bang mempunyai konsep bahwa siapa yang ingin diakui sebagai anak cucu dari Ban Vuong (Raja Dukuh) harus mengalami upacara Tu Cai, agar setelah meninggal dunia, arwah-nya bisa berkumpul di tanah suci Cikal Bakal.
 Upacara Tu Cai dari warga etnis minoritas Dao Dau Bang (Foto :VOV) Upacara Tu Cai dari orang Dao Dau Bang Kabupaten Tam Duong, Provinsi Lai Chau sering berlangsung pada musim Dingin atau awal musim Semi, adalah saat saat senggang setelah panenan, ketika semua pekerjaan dalam keluarga dan dukuh dikesampingkan. Saudari Hoang Thi Ngoan, seorang petugas Seksi Kebudayaan dan Olahraga Kabupaten Phong Tho memberitahukan: “ Ketika tuan rumah ingin mengadakan upacara Tu Cai untuk anaknya, dia  bisa membawa babi, ayam, miras dan beras ketan ke tempat dukun sebagai sajian. Selain itu, dia juga harus menitipkan uang di tempat dukun untuk minta bantuan  mempersiapkan semua benda-benda. Benda-benda sedekah upacara Tu Cai  berupa satu ekor babi, tiga ekor ayam dan dua botol miras, 5 Kg beras dan banyak lukisan  sedekah dan dupa dari orang Dao”. Setelah memilih hari penyelenggaraan upacaraTu Cai, dukun dan orang-orang yang dipilih untuk mengalami upacara tersebut harus siap menghiasi meja, kursi, kertas tradisional dan buah-buahan. Dalam ruang pengaturan altar pemujaan Tu Cai dari orang Dao Dau Bang, bagian yang paling mewah yalah lukisan dan papan kalimat dalam aksara Han. Bapak Phan A Tuc, seorang dukun utama dalam upacara sedekah Tu Cai menjelaskan: