logo

Bapak Prom Vichet: Perjalanan Menyalakan Api Kegairahan terhadap Kesenian bagi Anak-Anak Kamboja

2025/8/21 | 09:00:00
(VOVWORLD) - Dengan pengalaman lebih dari 50 tahun dan kecintaan yang tak terbatas terhadap kesenian, pelukis Prom Vichet telah menghabiskan masa pensiunnya untuk mendirikan Organisasi Pelukis Kamboja untuk Anak-Anak. Sejak tahun 2012, dia sudah dan sedang mengajar secara gratis, menginspirasi ratusan siswa. Dia percaya bahwa pengajaran seni rupa kepada anak-anak sejak kecil akan turut mengembangkan keterampilan hidup mereka melalui kesenian, sekaligus turut melestarikan warisan-warisan yang ditinggalkan nenek moyang.
Pelukis Prom Vichet. Foto: VOV

“Kami mengajarkan seni rupa kepada anak-anak dan remaja agar supaya mereka bisa mengembangkan keterampilan hidup nyata untuk masa depan. Karena sekarang  ini, seseorang membutuhkan keterampilan kejuruan untuk menghidupi diri sendiri. Bila Anda memiliki kemampuan dan keterampilan, Anda tidak akan khawatir akan kekurangan pekerjaan di mana pun. Kami ingin mendidik anak-anak menurut arah ini, dan pengajaran seni rupa untuk memperoleh keterampilan hidup sangatlah efektif. Anak-anak akan tahu bagaimana menghormati orang dewasa, mengetahui yang benar dan yang salah, mencintai alam, mencintai sesama, serta memahami tradisi dan identitas bangsa”.

“Organisasi Pelukis Khmer untuk Anak-Anak” yang didirikan oleh Bapak Prom Vichet dengan keinginan untuk membantu anak-anak di empat desa di Kecamatan Kraing Pong, Kabupaten Dangkao, Phnom Penh, mengembangkan berbagai keterampilan hidup melalui kegiatan menggambar, melukis, mencipta dan mengukir. Pada setiap hari Minggu pagi, dari pukul 08.00 hingga 11.00, anak-anak dengan antusias datang ke kelas khusus ini. Sreng Sovannarit, 11 tahun, menyatakan kegembiraan saat belajar di sini:

“Saya sangat gembira ketika belajar di sini. Cara mengajar guru mudah dipahami dan saya belajar banyak hal baru. Saya diberi tas sekolah, pensil, dan perlengkapan sekolah... Kalau tumbuh dewasa nanti, saya ingin menjadi guru seni rupa seperti beliau”.

Satu kelas dari Bapak Prom Vi Chet. Foto: VOV

Sekarang ada lebih dari 30 siswa yang sedang belajar di Organisasi Pelukis Kamboja untuk Anak-anak. Selain belajar menggambar, anak-anak yang kurang mampu dalam mata pelajaran budaya juga menerima les tambahan setelah jam sekolah.

Namun, mempertahankan kelas tersebut tidak mudah. Organisasi Pelukis Kamboja untuk Anak-anak seringkali menghadapi kesulitan keuangan dalam menyediakan perlengkapan menggambar, makan siang untuk siswa, dan biaya-biaya lainnya. Sementara itu, biaya untuk mempertahankan kelas tersebut bergantung pada pendapatan yang kecil dari penjualan lukisan dan beberapa suvenir. Menghadapi kesulitan-kesulitan ini, Bapak Prom Vichet tetap bertekad mempertahankan pengajaran. Bagi dia, kekhawatiran terbesar bukanlah uang, melainkan kekecewaan para siswa jika kelas tersebut harus ditutup.

"Agar anak-anak bisa menggambar, kami harus membeli kertas, kanvas, cat, cat minyak, dll. Bahan-bahan gambar sangat mahal. Keluarga saya sangat khawatir, berkali-kali mengatakan bahwa kami ingin menutup kelas. Beberapa anak datang dan berbisik, "Pak, Apakah bapak benar-benar ingin menutup kelas? Tapi saya sedang belajar". Seorang anak lain berkata, "Saya sekarang belajar tahun ketiga. Kalau kelasnya ditutup, apa yang akan saya lakukan? Saya masih punya satu tahun lagi untuk menyelesaikan kursus dan bisa mulai bekerja". Mata anak-anak itu menyentuh hati saya, mendorong saya untuk terus mengajar".

Anak-anak belajar banyak keterampilan hidup dalam kelas tersebut. Foto: VOV

Berkat upaya dan ketekunan Bapak Prom Vichet, selama lebih dari satu dekade terakhir, ratusan siswa telah menyelesaikan kursus-kursus di Organisasi Pelukis Khmer untuk Anak-Anak. Di antaranya, banyak orang mengejar karier sebagai pelukis profesional, atau menjadi pengukir, pelukis buku cerita, desainer grafis, atau pemilik toko lukisan. Para siswanya kemudian terus mengajarkan seni rupa kepada generasi berikutnya, menyalakan api kegairahan terhadap kesenian untuk banyak generasi anak-anak Kamboja.

TAG
VOV/VOVworld/Bapak Prom Vichet/Kegairahan terhadap Kesenian/Anak-Anak Kamboja

Yang lain