(VOVworld) – Sidang periodik Pemerintah untuk bulan Februari yang diadakan dari tanggal 5 sampai 6 Maret ini membahas dan memutuskan banyak isi yang penting, diantaranya ada solusi-solusi pokok tentang pengarahan dan manajemen pelaksanaan rencana perkembangan sosial-ekonomi dan anggaran keuangan negara tahun 2012. Semua solusi yang sinkron ini berfokus mengatasi kesulitan yang dihadapi produksi dan bisnis untuk melaksanakan tugas perkembangan ekonomi pada waktu mendatang.

Pemerintah Vietnam menilai bahwa selama dua bulan awal tahun 2012, indeks produksi industri naik 3,9 persen terbanding dengan masa yang sama tahun 2011. Total nilai eksport selama dua bulan lalu diprakirakan mencapai hampir 15,9 miliar USD, naik 11,8 persen terbanding dengan masa yang sama tahun lalu. Modal investasi asing langsung terlaksana mencapai kira-kira 1 miliar USD, sama dengan 91 persen terbanding dengan tahun 2011. Modal ODA pengucuran diprakirakan mencapai 118 juta USD, sama dengan kira-kira 94 persen terbanding dengan masa yang sama tahun lalu. Akan tetapi, Pemerintah Vietnam juga menilai bahwa situasi sosial ekonomi Vietnam pada bulan lalu masih menghadapi banyak kesulitan. Walaupun sudah dikekang tetapi inflasi tetap berada pada taraf yang tinggi, kenaikan produksi industri lambat merupakan taraf kenaikan yang paling rendah selama bertahun-tahun ini, barang-barang yang tertumpuk dalam gudang naik, biaya input tinggi, skala produksi dipersempit, dll.

Menurut Perdana Menteri Vietnam Nguyen Tan Dung, pada waktu mendatang, pemerintah Vietnam akan terus dengan gigih mengutamakan target mengekang inflasi, menstabilkan ekonomi makro, berfokus mengatasi kesulitan, membantu mendorong produksi dan bisnis, menjamin pertumbuhan yang rasional dan menjamin jaring pengaman sosial. Beliau meminta kepada semua kementerian dan instansi supaya mengontrol secara baik kebutuhan barang, turut mengekang inflasi, khususnya mengontrol secara ketat jenis-jenis barang BBM, gas dan obat-obatan, merekomendasikan solusi-solusi dan peta jalan melaksanakan penyesuaian beberapa jenis komoditas kebutuhan yang perlu untuk menjamin target mengekang inflasi, sekaligus memperkuat peseronisasi badan usaha milik negara.


Perdana Menteri Nguyen Tan Dung juga menilai bahwa pekerjaan manajemen nilai kurs valuta asing sejak awal tahun sampai sekarang dilakukan secara baik, turut memberikan sumbangan yang penting untuk mengekang inflasi. Sekarang suku bunga pinjaman berkecenderungan menurun, tetapi masih berada pada taraf yang tinggi. Oleh karena itu, Perdana Menteri Nguyen Tan Dung meminta supaya setelah sidang periodik pemerintah ini, Bank Negara Vietnam mengelola kebijakan moneter menurut arah menurunkan suku bunga kredit, menjamin pertumbuhan kredit secara rasional, mengatasi kesulitan untuk komunitas badan usaha, menangani secara harmonis semua target mengekang inflasi, menangani masalah likuiditas sistim bank perdagangan dan menstabilkan kurs valuta asing, mengutamakan modal untuk bidang pertanian, pedesaan, produksi barang eksport, industri manufaktur, industri penunjang, badan usaha kecil dan menengah, program perumahan sosial.

Juga dalam sidang periodik pemerintah kali ini, Perdana Menteri Pemerintah Vietnam telah menugasi semua instansi supaya mengajukan langkah-langkah perpajakan untuk membantu badan usaha mengatasi kesulitan, memperkuat produksi industri, khususnya industri manufaktur, produksi, melaksanakan langkah pengembangan pasar, mendorong kuat pekerjaan membawa barang ke daerah pedesaan dan memperkuat aktivitas-aktivitas jasa.
Perdana Menteri juga meminta kepada semua instansi dan pemerintahan berbagai tingkat supaya mengeluarkan mekanisme dan kebijakan untuk mengatasi kesulitan agar supaya semua badan usaha di dalam negeri berkembang dan beraktivitas secara efektif, memperkuat penggerakan sumber-sumber modal domestik dengan banyak pola investasi, menciptakan syarat yang kondusif dalam hal prosedur pendaftaran baru dan meningkatkan modal, memperkuat laju pengucuran modal FDI dan modal ODA, menjamin kualitas proyek-proyek bangunan. Selain itu, Perdana Menteri juga menugasi semua kementerian, instansi dan daerah supaya melaksanakan secara baik semua politik jaring pengaman sosial untuk menjamin perkembangan yang berkesinambungan./.








