logo

Dunia Tahun 2025: Pergerakan-Pergerakan Menuju Ketertiban Baru

2025/12/24 | 10:03:40
(VOVWORLD) - Pada tahun 2025, politik dunia terus mengalami berbagai gejolak titik balik, ketika ketegangan-ketegangan geopolitik dan ekonomi global mencerminkan secara jelas pergerakan menuju satu ketertiban ekonomi dan keamanan baru dengan berbagai hal yang tidak dapat diprediksi. 
Foto ilustrasi: VGP

Satu tahun yang penuh gejolak bagi politik dunia dimulai dengan kembalinya Donald Trump ke kursi Presiden Amerika Serikat (AS) untuk masa jabatan kedua pada 20 Januari 2025. Dan hingga akhir tahun, AS tetap menjadi pusat perhatian, dengan pernyataan kontroversial dari Presiden AS bahwa "AS harus memperoleh Greenland".

Dampak dari AS

Kembalinya Donald Trump menjadi Presiden AS memberikan dampak yang intensif dan ekstensif terhadap semua perkembangan hubungan internasional pada tahun 2025, ketika AS melakukan perubahan kebijakan luar negeri yang penting di semua bidang. Terhadap masalah perdamaian dan keamanan global, pemerintah AS yang baru sepenuhnya mengubah cara pendekatannya terhadap konflik Rusia-Ukraina dengan memulihkan dialog dengan Rusia dan secara bertahap menarik bantuan ekonomi dan militer kepada Ukraina sebagai upaya untuk menekan pihak-pihak terkait agar menemukan solusi untuk mengakhiri konflik.

Meskipun cara pendekatan baru tersebut belum mencapai hasil konkret, tetapi telah membuka peluang untuk mencari perdamaian melalui diplomasi, dan yang terpenting, menghindari eskalasi konfrontasi Rusia-Barat yang terlihat pada akhir tahun 2024. Sementara itu, di Timur Tengah, keterlibatan AS turut mewujudkan kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza, tetapi juga memperumit masalah nuklir Iran ketika AS dan Israel berpartisipasi dalam serangan terhadap berbagai fasilitas nuklir Iran pada akhir Juni lalu.

Akan tetapi, dampak terbesar dari perubahan AS terlihat melalui perang tarif, ketika Presiden Donald Trump mengenakan tarif timbal balik terhadap hampir semua negara, termasuk sekutunya. Kebijakan ini tidak hanya menciptakan kejutan perdagangan terbesar di dunia selama beberapa dekade terakhir, tetapi juga mempengaruhi rantai pasokan global, dan secara bertahap membentuk ketertiban ekonomi baru yang lebih sulit diprediksi. Rebecca Lissner, seorang pakar kebijakan luar negeri AS di Dewan Hubungan Luar Negeri (CFR), menilai:

“Tahun 2025 bisa dianggap sebagai tahun terputusnya kebijakan luar negeri Presiden Donald Trump. Hal ini berlangsung sudah sejak awal tahun ketika ia membubarkan Badan Pembangunan Internasional AS (USAID) dan kemudian menyebar ke berbagai bidang kebijakan lainnya. Kita telah menyaksikan acara yang disebut “Hari Pembebasan” pada 2 April ketika Donald Trump menjatuhkan tarif yang tertinggi dalam sejarah, tidak hanya terhadap para saingan AS, tetapi juga para sekutu dan mitra. Hal ini menciptakan perang dagang yang masih berkepanjangan hingga kini”.

Apa yang dinantikan pada 2026?

Kontroversi antara AS dan Denmark terhadap nasib pulau Greenland, eskalasi ketegangan antara AS dan Venezuela, kemacetan dalam perundingan Rusia-Ukraina, atau balasan tarif antara Tiongkok dan Uni Eropa pada akhir tahun 2025, semuanya menunjukkan bahwa dunia akan terus memasuki hari-hari awal tahun baru 2026 dengan berbagai ketidakpastian. Percepatan pelaksanaan strategi keamanan nasional baru oleh Pemerintah AS, di antaranya menganggap belahan bumi Barat sebagai kawasan kepentingan AS yang tidak bisa diganggu gugat, dapat menjadikan beberapa kawasan tersebut sebagai masalah hangat pada tahun 2026.

Menurut Neil Melvin, Direktur Keamanan Internasional dari Institut Layanan Gabungan Kerajaan Inggris (RUSI), tiga tren utama dunia sekarang ini yang akan terus mendominasi pada tahun 2026 meliputi: peningkatan instabilitas global, peningkatan perpecahan dan konflik regional dan peningkatan bahaya konfrontasi langsung antarnegara adikuasa.

“Tahun 2025 ditandai dengan meningkatnya ketidakstabilan dan konflik. Menurut hemat saya, kita akan menyaksikan konvergensi tiga tren utama sepanjang tahun ini pada tahun 2026.. Salah satu tren tersebut adalah semakin jauhnya dunia dari perdamaian dan stabilitas yang berlangsung dari tahun 1980-an hingga Musim Semi Arab.

Dalam konteks tersebut, kalangan pengamat menilai bahwa sebuah peristiwa penting pada paruh pertama tahun 2026 yang bisa berdampak besar terhadap sisa tahun ini adalah kunjungan Presiden AS, Donald Trump ke Tiongkok yang direncanakan akan berlangsung pada triwulan pertama. Kunjungan ini akan membentuk hubungan baru antara AS dan Tiongkok, di mana kedua negara akan mengesampingkan secara sementara perselisihan strategis untuk mengkoordinasikan hubungan-hubungan di skala global, tidak hanya di bidang geopolitik dan ekonomi, tetapi juga teknologi./.

TAG
VOV/VOVworld/Dunia Tahun 2025/Menuju Ketertiban Baru

Yang lain