logo

Festival Xoe Chieng – Menghubungkan Warna Budaya di Provinsi Lai Chau

2026/3/18 | 03:00:00
(VOVWORLD) -Di tengah suasana desa wisata komunitas Na Khuong yang asri, Kecamatan Ban Bo, Provinsi Lai Chau, gema suara bonang berpadu dengan tarian Xoe (tarian lingkaran) yang meriah dalam Festival Xoe Chieng selama Tahun Baru imlek, bergema di seluruh hutan pegunungan Tay Bac. Festival ini tidak hanya menjaga budaya masyarakat etnis Thai tetapi juga menjadi pemersatu komunitas serta mempromosikan potensi pariwisata dan produk lokal.
Festival Xoe Chieng (Foto:VOV)

Xoe Chieng adalah salah satu festival penting kelompok etnis Thai di wilayah Barat Laut pada umumnya dan masyarakat Thai di Kecamatan Ban Bo, Provinsi Lai Chau, khususnya. Festival ini berlangsung dari tanggal 1 hingga 15 bulan pertama kalender imlek.

Sejak pagi hari, area kincir air Na Khuong dipenuhi dengan warna-warna cerah busana tradisional. Ketika suara bonang pertama bergema di pegunungan dan hutan, lingkaran tarian Xoe perlahan melebar, menyatukan para lansia, anak-anak, dan pengunjung baik dari dekat maupun jauh dalam ritme persatuan. Bagi masyarakat etnis Thai, tarian Xoe adalah jiwa desa mereka. Hoang Thi Loi, seorang wanita etnis Thai dari Desa Hua San, Kecamatan Ban Bo, Provinsi Lai Chau, berbagi:

"Saya adalah anggota tim kesenian Desa Hua San. Saya merasa sangat terhormat dan gembira dapat berpartisipasi dalam festival ini. Saya berharap pemerintah kecamatan akan menyelenggarakan festival ini setiap tahun untuk melestarikan keindahan tradisional masyarakat etnis Thai, serta untuk mempromosikan keindahan budaya Thai kepada wisatawan domestik dan mancanegara."

Acara ritual di area kincir air Na Khuong (Foto :VOV)

Saat malam tiba, para pemuda desa menyalakan api unggun besar di lapangan terbuka di tengah desa dan memukul genderang dan bonang, mengajak semua orang untuk bergabung dalam tarian Xoe. Semua orang yang berpartisipasi dalam tarian ini bergandengan tangan, membentuk satu atau lebih lingkaran tergantung pada jumlah orang dan ruang yang tersedia. Mereka dapat terpecah menjadi beberapa lingkaran lebih kecil jika ada banyak orang dan areanya sempit. Tarian Xoe, meskipun sederhana, memiliki rasa kebersamaan yang kuat, menarik banyak peserta.

Di luar ritual dan tarian Xoe, festival tahun ini juga semakin semarak dengan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat setempat, seperti: lomba "Aroma Teh Ban Bo", lomba menganyam bambu dan rotan; pertukaran budaya antar desa; pertunjukan busana tradisional dan permainan rakyat. Di waduk pembangkit listrik tenaga air, lomba rakit berlangsung dengan antusias, menarik banyak anak muda dari desa-desa. Sorak-sorai dan teriakan penyemangat bergema di seluruh hutan. Di tepi sungai Na Khuong, pengunjung menggulung celana mereka untuk mengarungi sungai dan merasakan pengalaman menangkap ikan sungai bersama penduduk lokal. Nguyen Thu Thuy, seorang wisatawan dari Hanoi, berbagi:

"Saya sangat senang berwisata ke wilayah Tay Bac. Saya sangat menikmati suasana festival, terutama identitas etnis disini. Itulah alasan mengapa saya memilih untuk mengunjungi dan merasakan festival Xoe Chieng. Ketika orang-orang merayakan festival yang begitu meriah, dengan begitu banyak orang dan suasana yang begitu ramah, itu memberi saya banyak kesan mendalam."

Festival Xoe Chieng untuk memanjatkan  doa agar tahun baru membawa cuaca yang baik, panen yang melimpah, dan kehidupan keluarga yang sejahtera dan bahagia (Foto: VOV)

Nguyen Van Chien, Wakil Ketua Komite Rakyat Komune Ban Bo, Provinsi Lai Chau, mengatakan:

"Puncak festival tahun ini adalah ruang budaya yang menampilkan dan memperkenalkan produk pertanian dan kekhasan lokal seperti teh, beras, madu, produk brokat, dan barang tenun… Melalui ini, daerah berharap dapat mempromosikan potensi pengembangan pariwisata komunitas yang terkait dengan pelestarian identitas budaya. Pemerintah bertujuan agar festival ini menjadi acara tahunan, berkontribusi pada pembangunan budaya dan pariwisata Kecamatan Ban Bo, Provinsi Lai Chau."

Festival Xoe Chieng adalah ciri khas dari warga etnis Thai, untuk memanjatkan  doa agar tahun baru membawa cuaca yang baik, panen yang melimpah, dan kehidupan keluarga yang sejahtera dan bahagia. Dengan menyelenggarakan festival ini, kami berharap dapat meningkatkan jumlah pengunjung ke Kecamatan Ban Bo sekitar 10% setiap tahunnya. Kegiatan ini akan menciptakan lapangan kerja dan pendapatan bagi masyarakat lokal.

Warga etnis Thai dalam festival (Foto: VOV)

Warga etnis Thai memiliki pepatah “Tanpa kegembiraan, tanpa tarian Xoe, tanaman padi takkan berbunga; tanpa tarian Xoe, jagung takkan berbuah; tanpa tarian Xoe, anak laki-laki dan perempuan takkan menemukan pasangan.” Oleh karena itu, tarian Xoe telah menjadi adat istiadat budaya dan tradisional yang tak terpisahkan dalam kehidupan masyarakat etnis Thai.

Saat matahari terbenam di atas kincir air Na Khuong, suara gong masih bergema di pegunungan dan hutan, dan tarian Xoe terus berlanjut dengan tangan yang saling berpegangan. Festival telah berakhir, tetapi dampaknya masih terasa, berfungsi sebagai pengingat akan tanggung jawab kita untuk melestarikan semangat nasional dan bekerja sama untuk membangun desa Bản Bo yang bersatu dan kaya akan budaya.

TAG
VOV/VOVworld/masyarakat etnis Thai/tarian Xoe

Yang lain