Pendapat yang dikeluarkan oleh para anggota MN berfokus meningkatkan posisi rombongan anggota MN, memperkuat fungsi pengawasan dari anggota MN dan rombongan anggota MN, menjunjung tinggi kemampuan pelaksanaan hak inisiatif, meningkatkan prosentase anggota MN purna waktu dan memperkuat jangka waktu untuk melakukan kontak dengan pemilih.
Meningkatkan jumlah anggota MN purna waktu.
Menurut statistik, dalam masa bakti MN angkatan ke-13, prosenstasi anggota MN purna waktu di pusat ialah 18,2%, anggota MN purna waktu di daerah ialah 12,6%. Dalam kecenderungan memperbarui aktivitas MN sekarang, untuk meningkatkan hasil-guna aktivitas MN, harus meningkatkan prosentase anggota MN purna waktu menjadi sedikit-dikitnya 35% diantara total jumlah anggota MN. Ini merupakan ketentuan sesuai dengan syarat Vietnam dan juga merupakan tuntutan minimal. Selain itu, perlu melengkapi patokan dari anggota MN purna waktu dan syarat menjamin aktivitas dari anggota MN purna waktu.

Hak inisiatif.
MN Vietnam seperti halnya dengan Parlemen dari negara-negara lain di dunia menganggap aktivitas legislatif sebagai aktivitas utama. Aktivitas legislatif dari MN Vietnam melalui berbagai masa bakti semakin maju, sampai sekarang, telah menyusun satu sistim perundang-undangan yang cukup sempurna, yang mengatur semua bidang dalam kehidupan sosial. Ada sistim perundang-undangan ini adalah hasil aktivitas legislatif yang kreatif dan aktif dari MN, semua badan MN dan perseorangan mengajukan rancangan undang-undang dan peraturan negara. Undang-Undang Dasar tahun 2013 menentukan hak anggota MN dalam aktivitas legislatif menurut arah semakin menghormati dan meningkatkan peranan, independensi, kreativitas dari anggota MN sendiri. Ini merupakan kecenderungan yang tepat, sesuai dengan hukum perkembangan dunia pada umum-nya dan Vietnam pada khususnya. Hak-hak ini jika dilaksanakan secara baik akan merupakan satu jaminan yang paling baik untuk memaninfestasikan sifat kerakyatan, tekat rakyat dalam sistim perundang-undangan Vietnam.

Memperkuat fungsi pengawasan dari anggota MN dan rombongan anggota MN.
Rombongan anggota MN adalah tempat menyelenggarakan aktivitas-aktivitas dari anggota MN, diantaranya ada pekerjaan menerima warga negara, berbahas tentang rancangan udang-undang, rancangan peraturan negara dan beberapa rancangan lain, adalah organisasi agar para anggota MN dalam rombongan melaksanakan tugas pengawasan di daerah.

Meningkatkan waktu untuk mengadakan pertemuan dan melakukan kontak dengan pemilih.
Anggota MN yang mewakili pemilih merupakan orang yang mengatas-namai rakyat seluruh negeri, mengatas-namai rakyat untuk melaksanakan kekuasaan negara dalam MN, karena itu untuk meningkatkan hasil-guna aktivitas dari anggota MN pada khususnya dan MN pada umumnya, perlu menentukan jelas waktu bagi anggota MN untuk mengadakan kontak dengan pemilih dalam satu masa bakti.

Selain itu, untuk menjamin kualitas persidangan MN, khususnya ketika membahas masalah-masalah yang sulit, masih ada perbedaan pendapat, perlu melakukan perdebatan dan mengatur cukup waktu agar anggota MN memperjelas masalah.
Satu laporan global tentang Parlemen IPU-tahun 2012 pernah menegaskan: Demokrasi tidak bisa tanpa parlemen. Dalam kecenderungan ini, MN Vietnam sedang berangsur-angsur melakukan pembaruan untuk memenuhi patokan-patokan yang telah terbentuk dalam aktivitas parlemen internasional, menjamin pembangunan Negara hukum milik rakyat, oleh rakyat dan demi rakyat./.








