Perdana Menteri Pham Minh Chinh mencanangkan gerakan pada tgl 13 April 2024. Foto: VGP/Nhat Bac |
Rumah untuk saudara sebangsaku
Pada tanggal 13 April 2024, ketika mencanangkan gerakan kompetisi "penghapusan rumah sementara dan bobrok" di seluruh negeri pada tahun 2025, Perdana Menteri (PM) Pham Minh Chinh menargetkan untuk menyelesaikan tugas penghapusan rumah sementara dan bobrok di seluruh negeri pada tahun 2025. Sampai sekarang, seruan kepala pemerintahan bahwa "siapa saja yang memiliki sesuatu untuk disumbangkan, siapa saja yang berjasa untuk disumbangkan, siapa saja yang memiliki harta untuk disumbangkan, siapa saja yang memiliki banyak untuk disumbangkan banyak, siapa saja yang memiliki sedikit untuk disumbangkan sedikit" telah ditanggapi dengan suara bulat oleh masyarakat dan pelaku bisnis, semuanya menuju target yang mulia dan suci: rumah untuk saudara sebangsaku. Khususnya, Kementerian Pertahanan Nasional, Kementerian Keamanan Publik, Front Tanah Air Vietnam, sektor perbankan... adalah unit pelopor dalam mendukung daerah-daerah untuk menghapuskan rumah sementara dan bobrok. Letnan Jenderal Pham The Tung, Deputi Menteri Keamanan Publik, mengatakan:
“Seluruh pasukan Keamanan Publik Rakyat telah bergabung, dengan serentak menyelenggarakan pemberangkatan, penggelaran dan gerakan kompetisi dengan total anggaran sebanyak lebih dari 748 miliar VND, melampaui 106% dari target yang ditetapkan dengan semangat demi masyarakat, bertanggung jawab dengan masyarakat. Selain itu, Kementerian Keamanan Publik telah berdiskusi dan bekerja sama dengan para pemasok dan kontraktor material bangunan untuk mendapat dukungan, mengurangi biaya transportasi, biaya konstruksi, dan menjual material dengan harga asli kepada masyarakat.
Bapak Dao Ngoc Dung, Wakil Kepala Badan dan Anggota Tetap Badan Pengarah Pusat Program Penghapusan Rumah Sementara dan Bobrok (Foto: VGP) |
Dengan partisipasi yang gigih dari seluruh sistem politik, upaya bersama, dan konsensus seluruh bangsa, hingga saat ini, Vietnam pada dasarnya telah menyelesaikan target penghapusan rumah sementara dan bobrok di seluruh negeri, lebih cepat dari target waktu yang ditetapkan. Menteri Agama dan Urusan Kebangsaan, Bapak Dao Ngoc Dung, Wakil Kepala Badan dan Anggota Tetap Badan Pengarah Pusat Program Penghapusan Rumah Sementara dan Bobrok, mengatakan:
“Seluruh negeri telah menghapuskan 334.234 rumah sementara dan bobrok; hampir 50 triliun VND telah disalurkan dalam Program ini. Kami telah memobilisasi 2,7 juta gaji sehari kerja dengan lebih dari 454 ribu orang berpartisipasi dalam mendukung masyarakat. Hasil ini menegaskan perhatian dan arahan khusus dari Partai dan Negara dalam mendukung rumah-rumah rakyat dan rakyat dalam menjamin keamanan, menetap untuk mencari pekerjaan. Pencapaian ini juga menegaskan keunggulan rezim sosialis, kebijakan sosial yang terkait dengan menjamin hak-hak dasar warga negara; menegaskan bahwa Vietnam selalu berada di garis depan dalam kebijakan jaminan sosial.”
Menegakkan kepercayaan, menyalakan harapan
Program dan gerakan kompetisi "Seluruh negeri bersinergi untuk menghapuskan rumah sementara dan bobrok" merupakan kebijakan utama dari Partai dan Negara, yang tidak hanya memberikan nilai materiil dan rumah yang kokoh bagi rakyat, tetapi yang terpenting, juga membangkitkan aspirasi rakyat untuk bangkit. Hingga kini, banyak rumah tangga telah tinggal di rumah baru yang lebih luas dan kokoh, sehingga membantu mereka merasa aman dalam mengembangkan ekonomi dan keluar dari kemiskinan secara berkelanjutan.
“Terima kasih kepada Partai dan Negara atas pembangunan rumah baru ini untuk keluarga saya. Keluarga saya sekarang merasa nyaman, untuk fokus pada pengembangan produksi.
“Berkat dukungan Front Tanah Air, etnis minoritas kami di daerah pegunungan telah melenyapkan rumah-rumah beratap jerami dan bambu. Sekarang, saya memiliki rumah baru sehingga bisa tenang bekerja, berproduksi dan menghidupi anak dan cucu. Saya merasa sangat bahagia dan gembira.”
Keberhasilan Program Penghapusan Rumah Sementara dan Bobrok merupakan hasil awal dari upaya penghapusan total rumah sementara dan bobrok serta rumah tangga miskin multidimensi, sesuai dengan semangat Resolusi 42 KS PKV tentang terus melaksanakan inovasi dan peningkatan kualitas kebijakan sosial, diantaranya menargetkan menyelesaikan target tersebut pada tahun 2030.
Letnan Jenderal Nguyen Quang Ngoc, Deputi Menteri Pertahanan Vietnam (Foto : VGP/Nhat Bac) |
Oleh karena itu, pada waktu mendatang, berbagai kementerian, instansi, dan daerah akan terus melaksanakan berbagai program aksi untuk mencapai target yang telah ditetapkan. Letnan Jenderal Nguyen Quang Ngoc, Deputi Menteri Pertahanan Vietnam, mengatakan:
“Program Penghapusan Rumah Sementara dan Bobrok bukan hanya tentang membangun atap baru, tetapi juga membangun kepercayaan dan menyalakan harapan. Pada waktu mendatang, Komisi Militer Pusat Kementerian Pertahanan Nasional telah menetapkan bahwa penghapusan rumah sementara dan rumah bobrok merupakan tugas permanen dari para perwira dan prajurit seluruh angkatan darat. Kami akan terus berkoordinasi dengan Komisi Militer dan pemerintahan daerah di seluruh negeri untuk terus mencapai target tersebut, menjadi sandaran kokoh bagi rakyat.”
Penghapusan total rumah sementara dan rumah bobrok di seluruh negeri agar warga dapat menikmati hasil renovasi tanah air merupakan kebijakan yang tepat, sejalan dengan aspirasi rakyat, dan telah terbukti efektivitasnya. Keberhasilan Program tersebut merupakan proyek nasional yang istimewa dan bermakna yang diselesaikan bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Revolusi Agustus (19/8/1045-19/8/2025) dan Hari Nasional 2 September (2/9/1945-2/9/2025). Hal ini menegaskan kekuatan persatuan besar bangsa dan menunjukkan tanggung jawab seluruh masyarakat dalam pekerjaan menjamin jaring pengaman sosial./.








