Pho Kering di supermarket Laos |
Ibu Tran Thi Luong di Xieng Vang telah lebih dari 40 tahun membuat Pho kering, keluarganya terdiri dari 3 orang. Setiap hari mereka bisa menghasilkan 20 kg Pho kering. Produknya selalu terjual habis sehingga menciptakan sumber pendapatan yang stabil bagi keluarga. Pho keringnya dijual di Provinsi Khammuan dan berbagai provinsi di sekitarnya.
Ibu Tran Thi Luong di Xieng Vang |
Kepala Desa Xieng Vang, Bapak Chanthakhit Manipakorn, mengatakan bahwa sejak tahun 1995, masyarakat Vietnam di Desa Xieng Vang telah berkewarganegaraan Laos. Mereka selalu hidup selaras dengan budaya lokal dan sangat bersatu. Ia menambahkan, pada tahun 2014, Desa Xieng Vang diakui sebagai desa pembangunan komprehensif dan lebih maju dibandingkan desa lainnya dalam hal infrastruktur, diantaranya ada kontribusi besar dari warga Laos keturunan Vietnam.
“Kue gai awalnya adalah hadiah Tet dari orang Vietnam. Setelah pembebasan, mereka secara bertahap memproduksinya menjadi barang dagangan dan kini menjadi produk terkenal dan khas dari Xieng Vang pada khususnya dan Khammuan pada umumnya. Memproduksi Kue gai bersama dengan Pho, miras dan Kue chung telah menjadi pekerjaan utama masyarakat Vietnam yang tinggal di sini."
Bapak Phaymani Phommasan, Wakil Kepala Kantor Provinsi Khammuan, juga sangat senang berbicara tentang kontribusi komunitas warga Laos keturuanan Vietnam di Desa Xieng Vang terhadap pembangunan ekonomi daerah. Di Kabupaten Noong Boc hanya terdapat satu produk ODOP (Satu Kabupaten satu produk), yaitu keramik. Kue gai dan Pho kering juga menjadi salah satu produk sasaran untuk dikembangkan menjadi produk ODOP dari Provinsi Khammuan.
Xieng Vang tidak hanya dikenal sebagai tanah suci bersejarah dimana Presiden Ho Chi Minh berpartisipasi dalam kegiatan revolusioner pada hampir 100 tahun yang lalu, Xieng Vang juga dikenal sebagai daerah dengan dua produk terkenal yaitu Kue gai dan Pho kering, produk- produk yang mengandung perasaan dan upaya rakyat dua negeri Vietnam dan Laos./.








