“Ini untuk pertama kalinya saya mendapat kepercayaan dari Dinas Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Lam Dong, masyarakat di tempat pemukiman serta Pengurus Besar Front Tanah Air Vietnam Provinsi Lam Dong melalui proses permusyawaratan untuk masuk dalam daftar calon anggota Majelis Nasional angkatan XVI masa bakti 2026 - 2031. Ini merupakan suatu kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi saya.”
Lu Thai Tuyen (kiri), anggota Komite Partai sekaligus Wakil Direktur Museum Provinsi Lam Dong. (Foto: Doan Si/VOV) |
Itulah ungkapan dan perasaan tulus yang disampaikan oleh saudari Lu Thai Tuyen saat mencalonkan dirinya sebagai anggota MN. Lu Thai Tuyen adalah seorang perempuan etnis Cham, lahir pada tahun 1981, berasal dari Kecamatan Bac Binh, Provinsi Lam Dong. Lahir dan tumbuh mendewasa dalam keluarga yang memiliki tradisi budaya yang kental, ia merupakan putri Seniman Unggul Lam Tan Binh. Sejak kecil, ia telah jatuh cinta dan antusias dengan kerajinan tradisional, meneruskan tradisi keluarga serta berkontribusi dalam menjaga, melestarikan, dan mengembangkan nilai-nilai budaya etnisnya.
Dalam konteks Provinsi Lam Dong yang memiliki hingga 49 kelompok etnis yang hidup secara berdampingan, serta sebagai putri etnis Cham, Lu Thai Tuyen memahami dengan sangat jelas nilai-nilai identitas budaya etnisnya, khususnya budaya etnis Cham. Lu Thai Tuyen telah memiliki pengalaman hampir 23 tahun berkarier di sektor kebudayaan, dengan banyak pengalaman dalam bidang pengelolaan, konsultasi, serta penelitian di bidang warisan budaya, khususnya warisan budaya berbagai etnis lokal. Menurut Doan Van Thuan, Wakil Direktur Museum Provinsi Lam Dong, pencalonan ini bukan hanya merupakan suatu kehormatan bagi Lu Thai Tuyen saja, tetapi juga menjadi kebanggaan dan kehormatan bagi Museum Provinsi Lam Dong.
“Nominasinya saudari Lu Thai Tuyen oleh lembaga sebagai anggota MN kali ini sepenuhnya sangat layak. Ini merupakan kehormatan dan kebanggaan bagi dirinya sendiri, sekaligus motivasi untuk lebih berkontribusi bagi perkembangan sektor kebudayaan, olahraga, dan pariwisata pada umumnya, serta di bidang permuseuman pada khususnya. Saya yakin Lu Thai Tuyen akan menjalankan dengan baik perannya sebagai calon anggota MN”.
Saudari Lu Thai Tuyen dalam sebuah kegiatan di Pusat Pameran Budaya Cham Bac Binh. (Foto: Doan Si/VOV) |
Dalam program aksi pencalonan sebagai anggota MN, Lu Thai Tuyen berupaya menjadi perwakilan suara masyarakat etnis minoritas, dengan fokus pada pengonservasian dan pengembangan nilai-nilai budaya tradisional etnis. Menurut Lu Thai Tuyen, perkembangan sosial-ekonomi daerah-daerah di Provinsi Lam Dong masih belum merata. Meskipun jumlah rumah tangga miskin dan prasejahtara terus turun dari tahun ke tahun, namun keberadaan mereka masih terkonsentrasi di wilayah yang dihuni oleh masyarakat etnis minoritas.
Oleh karena itu, jika terpilih, Lu Thai Tuyen akan mengusulkan kepada MN agar memperhatikan dan mempercepat pelaksanaan integrasi tiga Program Target Nasional, yaitu: pembangunan pedesaan baru; pengentasan kemiskinan berkelanjutan; serta pengembangan sosial-ekonomi di daerah pemukiman masyarakat etnis minoritas dan daerah pegunungan. Program-program ini dianggap sebagai titik balik besar yang dapat mendorong perkembangan sosial-ekonomi di berbagai daerah dan di Provinsi Lam Dong.
Saudari Lu Thai Tuyen berkomitmen bahwa jika terpilih, ia akan turut mendorong pengembangan pariwisata yang dikaitkan dengan pelestarian pemandangan alam dan budaya di daerah. (Foto: Doan Si/VOV) |
Selain itu, ia juga akan terus memberikan masukan dan mengusulkan kepada MN untuk memperhatikan investasi dan pengembangan yang menyeluruh terhadap nilai serta kekuatan budaya, sekaligus membangun masyarakat Lam Dong yang “ramah – elegan – bersahabat”; mempercepat digitalisasi warisan budaya untuk pelestarian jangka panjang, meningkatkan akses publik, serta mengembangkan nilai warisan budaya di era digital, yang dikaitkan dengan pengembangan pariwisata budaya dan pariwisata komunitas, sehingga masyarakat dapat berpartisipasi langsung dan mendapat sumber mata pencaharian yang berkelanjutan. Saudari Lu Thai Tuyen menyatakan:
“Tekanan kalau ada hanya berasal dari tanggung jawab untuk memenuhi janji-janji dalam program aksi serta menyelesaikan secara tuntas berbagai aspirasi dan harapan masyarakat serta para pemilih. Saya yakin justru tekanan tersebut akan menjadi motivasi bagi saya untuk terus menyempurnakan diri.”
Di bidang kebudayaan, saudari Lu Thai Tuyen adalah seorang sepenuh hati, memiliki keahlian tinggi dan keinginan kuat untuk berdedikasi. Atas kontribusinya di sektor kebudayaan, saudari Lu Thai Tuyen telah menerima empat Surat pujian tingkat provinsi.








